lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – drg Ellyana Trisya Hasnuryadi resmi memimpin Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2026-2030.
Pelantikan Ellyana dilakukan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan ditandai dengan pengibaran bendera pataka BKOW Kalsel. Kepengurusan baru tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
BKOW Kalsel menjadi wadah yang menghimpun sekitar 42 organisasi wanita di tingkat provinsi. Keragaman latar belakang dan bidang aktivitas organisasi dinilai menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi serta melahirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi berharap kepengurusan BKOW periode 2026-2030 dapat menjalankan amanah dengan baik serta menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Teriring doa, semoga kepengurusan yang baru ini bisa bekerja dengan baik, amanah, bertanggung jawab serta melaksanakan program-program yang bermanfaat,” ujar Hasnuryadi.
Menurutnya, BKOW juga dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Hasnuryadi menilai tantangan yang dihadapi perempuan semakin beragam seiring perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika ekonomi. Kondisi tersebut, menurut dia, perlu disikapi sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas perempuan.
“Kaum perempuan harus bisa terus meningkatkan kualitas SDM, menguatkan ketahanan keluarga, perlindungan terhadap perempuan dan anak, pengembangan kewirausahaan, peningkatan literasi digital, hingga penguatan peran perempuan dalam menghadapi berbagai perubahan,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan. Karena itu, Pemprov Kalsel membuka ruang kolaborasi dengan BKOW dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.
“Mohon jadikan BKOW sebagai organisasi yang hadir di tengah masyarakat, mampu menjawab berbagai tantangan, sekaligus menjadi inspirasi lahirnya perempuan-perempuan Banua yang semakin tangguh, berprestasi dan berdaya saing,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BKOW Kalsel periode 2026-2030, Ellyana Trisya Hasnuryadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalsel dan seluruh pihak yang mendukung pelantikan kepengurusan baru tersebut.
Ellyana mengatakan, keberagaman 42 organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW merupakan modal penting untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan di Kalsel.
“Keragaman latar dan bidang aktivisme tiap-tiap organisasi inilah yang menjadi kekuatan terbesar kita. Arah kerja kepengurusan ini perlu diletakkan pada penguatan sinergi, baik antarorganisasi anggota, bersama gabungan organisasi wanita kabupaten/kota se-Kalsel, maupun bersama perangkat daerah terkait,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sinergi yang telah dibangun selama ini melahirkan sejumlah program pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga seni dan budaya.
Ke depan, program tersebut akan diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik, mari kita jalankan amanah ini dengan ikhlas, tulus dan penuh kebersamaan,” ajaknya.
Dalam kegiatan tersebut juga diluncurkan Forum Bunda Bahagia (FBB), wadah bagi anggota BKOW yang telah memasuki usia lanjut untuk tetap aktif, sehat, dan produktif. Forum tersebut diarahkan pada kegiatan seni dan budaya.
Salah satu kegiatan FBB yang telah berjalan adalah bermain musik gamelan melalui kolaborasi dengan UPTD Taman Budaya Kalsel. Penampilan anggota FBB memainkan gamelan juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan.
“FBB hadir sebagai bentuk komitmen pemberdayaan perempuan hingga usia senja. Para anggota FBB juga mengikuti Sekolah Lansia yang merupakan hasil kolaborasi Kalsel dengan PW Aisyiyah,” kata Ellyana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Gatriwara dan para ketua organisasi wanita Forkopimda Kalsel atau yang mewakili, Wakil Wali Kota Banjarmasin, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Kalsel, perwakilan TP PKK Provinsi Kalsel, para ketua organisasi wanita dan pimpinan instansi vertikal, lembaga serta perbankan di Kalsel, serta para ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kabupaten/kota se-Kalsel atau yang mewakili.
Editor: Tim Redaksi


