lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, menegaskan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 harus menjadi momentum memperkuat peran kader di tengah masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurut Neli, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan keluarga. Karena itu, setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program PKK harus hadir dan dirasakan masyarakat. Bukan hanya kegiatan, tetapi bagaimana kader bisa menjadi penghubung antara pemerintah dan kebutuhan masyarakat,” ujar Neli saat peringatan HKG PKK ke-54 di Aula KB Banjarmasin, Rabu (19/8/2026).
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi TP PKK Banjarmasin untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
Di sektor kesehatan, TP PKK Kota Banjarmasin menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Kesehatan untuk memperkuat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas dengan melibatkan kader PKK.
Neli mengatakan, kedekatan kader dengan masyarakat menjadi modal penting untuk memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pola hidup sehat.
“Kader PKK lebih bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, kami ingin kader ikut menjadi penghubung agar masyarakat mendapatkan akses dan edukasi kesehatan,” katanya.
Sementara di bidang pendidikan, Neli melalui Bunda PAUD mendorong kader PKK turut menyosialisasikan program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah. Menurutnya, masa satu tahun sebelum anak memasuki sekolah dasar merupakan tahap penting dalam membangun karakter, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.
“Satu tahun sebelum masuk SD sangat penting untuk membentuk karakter anak dan menjadi pondasi agar mereka siap bersosialisasi ketika memasuki sekolah dasar,” ujarnya.
Ia juga mendorong sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin agar kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi hambatan bagi anak untuk memperoleh pendidikan prasekolah. Termasuk, membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekolah seperti seragam.
Komitmen PKK untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat juga ditunjukkan melalui penyerahan bantuan sembako dan kursi roda kepada warga yang membutuhkan.
Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, mengatakan kekuatan PKK terletak pada jejaring kader yang tersebar hingga tingkat kelurahan. Potensi tersebut, menurutnya, harus menjadi bagian dari gerakan pembangunan daerah.
“Program PKK tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus menjadi bagian yang terintegrasi dengan program pembangunan daerah,” kata Yamin.
Ia menilai ribuan kader PKK merupakan kekuatan sosial yang dapat membantu pemerintah memastikan berbagai program pembangunan benar-benar menjangkau masyarakat.
Dalam peringatan HKG PKK ke-54 tersebut, Pemkot Banjarmasin juga memberikan penghargaan Lomba Kelurahan Terbaik Tingkat Kota Banjarmasin. Kelurahan Alalak Selatan meraih juara pertama, disusul Pemurus Dalam, Antasan Besar, Belitung Selatan, dan Pemurus Luar.
Sementara itu, penghargaan PKK kelurahan teraktif diberikan kepada PKK Sungai Andai dan PKK Alalak Selatan.
Neli menegaskan, esensi HKG PKK bukan sekadar memperingati perjalanan organisasi, tetapi menjadi pengingat agar gerakan kader semakin dekat dengan keluarga dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Dari sektor kesehatan hingga pendidikan, PKK diharapkan tidak hanya hadir melalui berbagai kegiatan, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Tim Redaksi


