Lenterakalimantan.com, RANTAU — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat di Kabupaten Tapin.
PT Hasnur Citra Terpadu (HCT) menggelar patroli terpadu karhutla sekaligus perlindungan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan, Kamis (20/8/2026).
Patroli tersebut melibatkan jajaran manajemen PT HCT, Kodim 1010/Tapin, Polres Tapin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin, Dinas Pertanian, Satpol PP dan Damkar, serta para relawan.
Estate Department Head Coordinator PT Hasnur Citra Terpadu, Roni Yansyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pencegahan karhutla, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi tentang bahaya dan dampak karhutla serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan, pemantauan, dan melaporkan secara dini apabila ditemukan potensi kebakaran,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan juga diajak aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Selain karhutla, PT HCT turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga flora dan fauna di sekitar wilayah perusahaan, termasuk kawasan yang memiliki fungsi perlindungan.
“Mari bersama-sama menjaga flora, fauna, dan kawasan lindung. Khususnya tidak memperjualbelikan, memelihara, memburu, atau menangkap satwa yang dilindungi,” katanya.
Roni berharap kegiatan patroli dan edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga pencegahan karhutla dan perlindungan lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Bersama cegah karhutla, bersama lindungi lingkungan,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapin, Murdiansyah, SE, mengapresiasi sinergi yang dibangun PT HCT bersama pemerintah dan pihak terkait dalam upaya pencegahan serta penanganan karhutla.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran sekaligus menjaga kelestarian flora dan fauna di Kabupaten Tapin.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan dan hutan serta menjaga lingkungan sekitarnya. Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, segera hubungi posko relawan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Staff Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tapin, Alfa Rifky Surya Atmaja. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.
“Alhamdulillah, dari pihak perusahaan benar-benar menjaga, terutama di kawasan inti dan plasma agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.


