lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menyoroti persoalan kemiskinan dan stunting sebagai prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar, Saidi Mansyur, usai Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76 Tahun 2026, Rabu (12/8/2026).
Saidi mengatakan, perjalanan pembangunan Kabupaten Banjar hingga saat ini tidak terlepas dari berbagai capaian, namun juga masih dihadapkan pada sejumlah tantangan yang perlu segera ditangani.
“Ada keberhasilan dan kekurangan yang menjadi tantangan kami di Pemerintah Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Menurutnya, kemiskinan dan stunting menjadi dua isu strategis yang akan terus menjadi fokus pemerintah daerah ke depan. Penanganan kedua persoalan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Salah satunya adalah kemiskinan dan stunting yang menjadi prioritas kami ke depan,” katanya.
Tekankan Pentingnya Sinergi dan Keharmonisan Antarunsur Pemerintahan
Selain itu, Saidi juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dan keharmonisan antarunsur pemerintahan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Ia menyebut, kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.
“Rasa kebersamaan harus dijaga dan ditata terus keharmonisan semua pihak, terkhusus DPRD dan Forkopimda,” tuturnya.
Saidi menambahkan, berbagai capaian maupun kekurangan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.
“Ini menjadi bahan evaluasi agar kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Rizki


