lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Respons cepat Srikandi Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Bumbu berhasil mencegah kebakaran lahan meluas di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (21/8/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar kawasan Rumah Pintar itu dilaporkan masyarakat ke Posko Induk Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tanah Bumbu pada pukul 12.16 Wita.
Tak berselang lama, petugas bergerak menuju lokasi pada pukul 12.19 Wita dan tiba sekitar pukul 12.25 Wita. Setibanya di lokasi, Srikandi Damkar langsung melakukan pemadaman menggunakan satu unit armada tangki dari Posko Damkar Gunung Tinggi.
Penanganan kemudian diperkuat personel Posko Damkar Batulicin dan satu unit armada slip jeep on. Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu Syaikul Ansyari turut memimpin penanganan di lapangan. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu juga ikut membantu proses pemadaman.
Berkat gerak cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke kawasan sekitar. Kondisi lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.
Kasatpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, mengatakan kecepatan petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran lahan berkembang lebih luas, terlebih lokasi kejadian berada di sekitar bangunan dan fasilitas masyarakat.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi. Srikandi Damkar melakukan pemadaman awal dan kemudian diperkuat oleh Posko Damkar Batulicin serta BPBD. Alhamdulillah, api dapat dikendalikan dan tidak sampai meluas ke area yang berpotensi membahayakan,” ujar Syaikul.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke lahan di sekitarnya.
“Untuk penyebabnya, ada indikasi api berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke lahan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terlebih dalam kondisi lahan yang mudah terbakar,” katanya.
Proses pemadaman dan pengecekan berlangsung sekitar 18 menit. Pada pukul 12.43 Wita, operasi dinyatakan selesai setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api dan kondisi di lokasi aman.
Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 200 meter persegi. Sebanyak tiga unit armada dikerahkan dalam penanganan tersebut.
Syaikul juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan.
“Peran serta masyarakat sangat penting. Jika melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar,” pungkasnya.
Foto: Srikandi Damkar Tanah Bumbu saat memadamkan kebakaran lahan di Gunung Tinggi.
Editor: Muhammad Tamyiz


