lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap selama musim kemarau.
Kesiapsiagaan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanggulangan tanggap darurat bencana kekeringan dan karhutla yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Rabu (9/9/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, dan dihadiri seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Agus Waluyo, MM.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas berbagai langkah menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. Persiapan mencakup penanganan kebakaran, penyediaan air bersih, pembentukan posko siaga, kesiapan armada air, hingga penentuan jalur evakuasi bagi masyarakat di wilayah rawan.
Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas memprioritaskan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, ketersediaan obat-obatan, masker, serta tenaga medis untuk menangani warga yang terdampak bencana.
“Kami dari Dinas Kesehatan sudah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari kesiapan puskesmas, obat-obatan, masker, hingga tenaga medis. Kami juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap tebal dan selalu memakai masker,” ujar Agus Waluyo.
Ia menambahkan, koordinasi dengan seluruh OPD dan puskesmas akan diperkuat agar penanganan dampak bencana terhadap kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Puskesmas di wilayah rawan juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan selama 24 jam serta menyiapkan ruang perawatan bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.
Melalui langkah tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas berharap pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat, sekaligus meminimalkan risiko penyakit yang dapat muncul akibat kekeringan dan karhutla.
Sumber : Hmsdinkes


