• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Kabut Asap Kepung Kapuas, Golkar Desak Perlindungan Petugas Karhutla hingga Evaluasi Sekolah
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Kabut Asap Kepung Kapuas, Golkar Desak Perlindungan Petugas Karhutla hingga Evaluasi Sekolah
KALIMANTAN TENGAH

Kabut Asap Kepung Kapuas, Golkar Desak Perlindungan Petugas Karhutla hingga Evaluasi Sekolah

Muhammad Tamyiz
Oktober 26, 2026 10:31 pm
Muhammad Tamyiz
Share
5 Min Read
SHARE

Lenterakalimantan.com, KAPUAS – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kapuas dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (26/10/2026).

Juru bicara Fraksi Golkar, H Abdullah, meminta pemerintah daerah memperkuat perlindungan bagi petugas pemadam karhutla, menjaga kesehatan masyarakat, mengevaluasi kegiatan sekolah, serta mengantisipasi dampak kabut asap terhadap transportasi dan harga kebutuhan pokok.

Saat membicarakan dampak karhutla, Abdullah terlihat sesekali mengusap air mata. Ia menceritakan kondisi masyarakat yang harus tetap beraktivitas di tengah kepungan kabut asap, sementara para petugas pemadam bekerja mempertaruhkan nyawa dengan peralatan terbatas.

Menurut Abdullah, penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Pemerintah perlu memastikan petugas memperoleh perlengkapan keselamatan dan masyarakat mendapat perlindungan dari dampak asap.

Ia menyoroti kondisi anggota Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) yang bekerja dengan keterbatasan peralatan, termasuk alat pelindung diri (APD).

“Sudah tidak rahasia lagi untuk karhutla ini, berapa banyak anggota pemadam Kapuas yang ikut membantu bertaruh nyawa. Bahkan ada warga yang meninggal dunia saat memadamkan kebakaran hutan ini, belum lagi mereka dengan peralatan seadanya,” ujar Abdullah dengan suara bergetar.

Ia meminta dukungan anggaran dan perlengkapan keselamatan bagi petugas menjadi perhatian pemerintah daerah.

Asap Ganggu Kesehatan dan Aktivitas Masyarakat

Abdullah juga menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang berisiko mengalami gangguan pernapasan.

Ia meminta pemerintah daerah mengevaluasi kegiatan belajar mengajar berdasarkan kondisi kualitas udara dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Apakah tidak bisa diambil kebijakan upacara jarak jauh dan libur dua sampai tiga hari, sesuai kondisi, sampai dianggap aman, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau BMKG?” katanya.

Menurutnya, keselamatan peserta didik perlu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan sekolah selama kabut asap.

Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan Siswa, Disdik Kapuas Tegaskan PJJ Saat Asap Pekat

Harga Kebutuhan Pokok dan Transportasi Ikut Disorot

Abdullah meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama instansi terkait memantau stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di tengah gangguan aktivitas akibat karhutla.

Komoditas yang disorot antara lain ikan, telur, beras, dan sayuran. Ia menyebut terdapat potensi kenaikan harga sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000, meski komoditas dan harga acuannya masih perlu diverifikasi melalui pemantauan.

Di sektor transportasi, Abdullah meminta Dinas Perhubungan memperhatikan keselamatan pekerja yang tetap beraktivitas dalam kondisi jarak pandang terbatas, termasuk pengemudi ojek, pengemudi becak, serta pelaku transportasi air dan penyeberangan feri.

Ia menyebut jarak pandang pada pagi hari dapat turun hingga sekitar 50 meter. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko bagi pengguna jalan dan transportasi lainnya.

Minta Solusi bagi Warga Terdampak

Abdullah mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait menyediakan bantuan bagi warga yang terdampak, termasuk dukungan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan serta sarana air untuk penanganan kebakaran.

Ia juga mengusulkan pembangunan sumur bor di desa-desa yang mengalami keterbatasan air, terutama di wilayah yang rawan karhutla.

Menurutnya, langkah penanganan perlu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan tetap mengikuti ketentuan hukum serta prosedur yang berlaku.

Sebagai salah satu Ketua BAPEKAM di Kapuas, Abdullah menyatakan penanganan kebakaran membutuhkan peralatan, koordinasi, dan keterlibatan berbagai pihak.

Golkar Terima Raperda APBD 2027

Fraksi Golkar menyatakan dapat menerima Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas lebih lanjut bersama pihak eksekutif dan legislatif sesuai tahapan yang ditetapkan.

Dalam rapat paripurna ketiga Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 tersebut, pandangan umum juga disampaikan Fraksi PDI Perjuangan, NasDem, Gerindra, PAN, PKB, serta Fraksi Nurani Bintang Demokrat Pembangunan Sejahtera.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris DPRD Kapuas Ajeng, perwakilan pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BUMN, BUMD, LSM, serta insan pers.

Masukan Fraksi Golkar mencakup perlindungan petugas, kesehatan masyarakat, stabilitas harga, keselamatan transportasi, ketersediaan air, dan keberlangsungan pendidikan selama penanganan karhutla.

Terpopuler

Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan Siswa, Disdik Kapuas Tegaskan PJJ Saat Asap Pekat
KALIMANTAN TENGAH
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Peringatan Maulid Nabi, Gubernur Agustiar Ajak Masyarakat Sampit Pertebal Iman dan Takwa

Pj Sekda Kapuas Saksikan Sertijab Kalaksa BPBD

Kepemimpinan Baru PB ESI Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Atlet di Kalteng

Pemkab Barut Tanam Cabe Bersama Kelompok Tani Rindu Alam Desa Bayas

Kalteng Siapkan 100 Ribu Hektare Lahan untuk Program Cetak Sawah dan Swasembada Jagung 2025

Kapuas Siap Hadapi Verifikasi KLA 2025

DPRD Kapuas Soroti Keterbatasan Anggaran dalam Pembahasan APBD Perubahan 2026

Satrio Biru Motor Gelar Lomba Fotografi

Maknai Ramadan, BEMKA Bagikan 200 Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama di Palangka Raya

DPRD Kapuas Mulai Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

TAGGED:Dampak karhutla terhadap pendidikanDinas Pendidikan Kabupaten KapuasDPRD Kapuasenyesuaian kegiatan belajar mengajarForkopimda KapuasFraksi Golkar DPRD Kapuas H AbdullahFranz Yulian Disdik Kapuas Kesehatan siswa akibat kabut asaphttps://lenterakalimantan.com/2026/10/kabut-asap-karhutla-mengancam-kesehatan-siswa-disdik-kapuas-tegaskan-pjj-saat-asap-pekat/Kabut asap karhutla KapuaskarhutlaPembelajaran Jarak JauhPJJ Kabupaten Kapuasrapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027Sekretaris DPRD KapuasSurat Edaran Disdik KapuasTanggap darurat karhutla 2026WAKIL BUPATI KAPUASWakil Ketua I DPRD Kapuas
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Muara Uya Bupati Tabalong Tinjau Korban Kebakaran Muara Uya, Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah
Next Article Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan Siswa, Disdik Kapuas Tegaskan PJJ Saat Asap Pekat

Latest News

Muara Uya
Bupati Tabalong Tinjau Korban Kebakaran Muara Uya, Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah
KALIMANTAN SELATAN Oktober 26, 2026
OJK
OJK Siapkan Jalur Pengadilan untuk Tuntaskan Kasus Perdagangan Saham Tak Wajar
Ekonomi Oktober 26, 2026
Hari Santri
Bupati Tabalong Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
KALIMANTAN SELATAN Oktober 26, 2026
Jamsostek Award
Tabalong Raih Jamsostek Award, Perlindungan 40 Ribu Pekerja Rentan Berlanjut
KALIMANTAN SELATAN Oktober 26, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?