lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Kabupaten Tabalong resmi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, di Jalan Nan Sarunai RT 01, Desa Maburai, Kamis (3/9/2026).
Acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, unsur Forkopimda Tabalong, serta undangan lainnya.
Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel, Dr. H. Eddy Khairani, menyampaikan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekadar menandai pembangunan fisik gedung, tetapi juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih baik, mudah, dan berkesinambungan bagi masyarakat Tabalong.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati Tabalong beserta jajaran Pemkab Tabalong atas dukungan hibah lahan untuk pembangunan gedung PLHUT ini,” ujar Eddy.
Baca juga: Sambut Pengurus Baru PWI Tabalong, Wabup Tegaskan Pentingnya Sinergi Wujudkan Tabalong Smart
Ia menjelaskan, dukungan hibah lahan tersebut sangat penting mengingat Kabupaten Tabalong mencatat jumlah pendaftar jemaah haji terbanyak kedua di Kalimantan Selatan setelah Kota Banjarmasin. Besarnya animo masyarakat ini menuntut ketersediaan fasilitas pelayanan yang optimal.
Gedung PLHUT nantinya diproyeksikan memperkuat layanan publik dalam satu atap, mulai dari pendaftaran, pusat informasi, pembinaan, konsultasi, hingga pengurusan administrasi haji dan umrah. Fasilitas ini diharapkan menjadi rumah pelayanan bagi jemaah.
Selain itu, pada tahun anggaran 2026, pembangunan gedung PLHUT yang bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dilaksanakan di 55 lokasi secara nasional.
“Untuk Kalimantan Selatan sendiri mendapat dua alokasi pembangunan, yaitu di Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Menurutnya, pelayanan yang transparan, mudah, dan nyaman merupakan kebutuhan utama masyarakat.
“Masyarakat Tabalong sangat antusias untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Kami bersyukur antusiasme ini berjalan selaras dengan visi program Tabalong SMaRT dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan religius,” tuturnya.
Editor: Rizki


