lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menyerahkan 18 unit sepeda motor operasional untuk mendukung mobilitas Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian dan perikanan. Bantuan dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) ini diharapkan dapat menunjang kinerja penyuluh dalam mendampingi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, bersama perwakilan pimpinan perusahaan di Halaman Pendopo Bersinar, Pembataan, Jumat (16/10/2026).
Sebanyak 18 unit sepeda motor matik tersebut dialokasikan untuk 15 PPL pertanian dan tiga PPL perikanan di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong.
Bantuan itu merupakan kontribusi tiga perusahaan, yakni PT Adaro Indonesia, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Putra Perkasa Abadi (PPA), melalui program CSR.
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan operasional para penyuluh.
“Kami berterima kasih kepada pihak dunia usaha yang telah berkontribusi dalam memberikan dukungan kendaraan operasional bagi para PPL kita,” ujarnya.
Ia berharap, tambahan kendaraan operasional tersebut dapat meningkatkan mobilitas dan kinerja penyuluh saat mendampingi petani maupun pelaku usaha perikanan di lapangan.
Baca juga: Bupati Tabalong Minta SKPD Cepat Tanggapi Aduan Masyarakat
Menurutnya, peningkatan kinerja PPL diharapkan beriringan dengan perbaikan produktivitas petani dan penguatan ekonomi masyarakat. Penyuluh juga memiliki peran penting dalam membina kegiatan pertanian dari hulu hingga hilir bersama pemerintah dan dunia usaha.
“Apabila kinerja PPL meningkat, maka produktivitas petani tentu akan ikut naik yang berujung pada peningkatan ekonomi. Dengan demikian, kegiatan pertanian dari hulu hingga hilir dapat terus dibina dan dikawal oleh pemerintah, dunia usaha, dan juga DKPPP Tabalong,” tambahnya.
Sektor Pertanian Jadi Perhatian Utama Pemkab Tabalong
Lebih lanjut, Muhammad Noor Rifani menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Tabalong. Menurutnya, sekitar 60 persen penduduk Tabalong berprofesi sebagai petani, sehingga pengembangan sektor ini dinilai penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut, upaya memperkuat sektor pertanian membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, hingga masyarakat.
“Ke depan, kita akan terus bersinergi dengan semua stakeholder terkait, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dunia usaha, hingga masyarakat. Saya yakin hal ini akan membawa dampak pada peningkatan produksi pertanian yang berujung pada kesejahteraan petani dan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.
Editor: Rizki


