lenterakalimantan.com, KOTABARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengajak Gerakan Pramuka memperkuat pendidikan karakter dan membekali generasi muda dengan kecakapan menghadapi tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat daerah Kalimantan Selatan di kawasan wisata Siring Laut, Kabupaten Kotabaru, Rabu (7/10/2026).
Muhidin yang hadir selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang berintegritas, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebangsaan.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat harus diimbangi dengan kematangan mental dan karakter agar generasi muda mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kemajuan teknologi dan informasi, kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, matang dalam karakter, serta memiliki jiwa kebangsaan,” kata Muhidin.
Ia mendorong jajaran Gerakan Pramuka di Kalimantan Selatan untuk terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda. Pendidikan karakter dan peningkatan keterampilan, menurutnya, perlu menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas kepramukaan.
Muhidin juga berpesan agar anggota Pramuka berani menetapkan cita-cita, mengambil langkah nyata, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dengan tetap berpegang pada Satya dan Darma Pramuka.
“Jadilah seorang insan Pramuka yang dapat dipercaya, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, serta senantiasa siap mengabdi bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pesannya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kotabaru, Wakil Bupati Kotabaru, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kotabaru, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pengurus Kwarda dan Kwartir Cabang (Kwarcab), serta kontingen Pramuka dari 13 kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, para kepala daerah, pengurus Gerakan Pramuka, dan seluruh kontingen yang hadir di Kabupaten Kotabaru.
Ia menilai peringatan Hari Pramuka bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk memperkuat peran organisasi kepramukaan dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme generasi muda.
Rusli juga menyoroti berbagai kegiatan pendukung, termasuk Kemah Bakti Pelajar dan Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada, yang menjadi sarana menanamkan nilai Satya dan Darma Pramuka kepada peserta.
Suasana peringatan semakin semarak melalui penampilan Marching Band Mega Harmoni Saijaan Kotabaru dan tari kolosal bertajuk “Gelora Tunas Nusantara”. Pertunjukan tersebut melibatkan Sanggar Seni Pusaka Saijaan bersama anggota Pramuka Kwartir Cabang Kotabaru.
Selain upacara dan pertunjukan seni, kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan karya bakti dan Lencana Pancawarsa kepada sejumlah penerima, penyerahan simbolis kartu tanda anggota Ayo Pramuka, serta pengumuman pemenang lomba vlog tingkat daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Utara, dan Banjarmasin.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Gubernur Kalimantan Selatan bersama rombongan ke pasar murah yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi tahun 2026.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kotabaru diharapkan memperkuat semangat persatuan, kepedulian sosial, gotong royong, dan pelestarian lingkungan, sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Editor: Tim Redaksi


