lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, mengapresiasi pengembangan fasilitas pelayanan dan program pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas di lapas tersebut, Senin (19/10/2026).
Fasilitas yang diresmikan meliputi Ruang Layanan Terpadu Satu Pintu, Pos Bantuan Pemasyarakatan (Posbapas), serta Sarana Asimilasi dan Edukasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Yamin menyambut baik keberadaan fasilitas tersebut karena dinilai dapat menunjang pelayanan bagi keluarga warga binaan yang berkunjung sekaligus mendukung proses reintegrasi warga binaan ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Dalam kunjungan tersebut, Yamin juga meninjau berbagai hasil karya warga binaan, mulai dari kain bermotif sasirangan hingga produk daur ulang limbah organik. Selain itu, ia melihat langsung kebun, kolam ikan, dan peternakan ayam petelur yang dikelola warga binaan.
Yamin turut mengapresiasi dukungan mitra melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), di antaranya Bank Kalsel, Pelindo, dan PAM Bandarmasih, yang berkontribusi terhadap pengembangan fasilitas dan program pembinaan di lapas.
“Tentunya ke depan kita harapkan sinergi antara pemerintah kota dengan kantor Lembaga Pemasyarakatan ini dapat semakin baik. Termasuk upaya CSR-CSR yang terus dikoordinasikan ini bisa kita manfaatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Banjarmasin, yakni Asri. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, pelayanan bagi warga binaan maupun masyarakat diharapkan semakin optimal.
“Apalagi ini sejalan dengan visi Asri yang terus digaungkan, mudah-mudahan pelayanan terbaik bagi warga binaan maupun masyarakat pada umumnya di Lapas IIA Banjarmasin dapat terwujud,” tambahnya.
Menurut Yamin, program pembinaan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi diharapkan dapat membekali warga binaan dengan keterampilan serta mendorong kemandirian setelah kembali ke masyarakat.
“Kita berharap seluruh masyarakat binaan setelah menyelesaikan apa yang menjadi kewajibannya di sini, setelah keluar bisa lebih mandiri, bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Kota Banjarmasin,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan kolaborasi dan dukungan sarana fisik melalui program CSR merupakan bentuk kepedulian mitra terhadap pemberdayaan warga binaan.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin dan para mitra serta berharap sinergi tersebut terus berlanjut sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga binaan dan masyarakat.
“Dengan ini, warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan menjadi pribadi yang lebih produktif,” ujarnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin Yuliansyah Effendi, serta sejumlah mitra strategis lainnya.
Editor: Tim Redaksi


