lenterakalimantan.com, KOTABARU – Pemkab Kotabaru, melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga mengadakan diskusi perkembangan sektor pariwisata setempat bersama Rektor dari Universitas DR Soetomo Surabaya.
Kegiatan digelar di obyek wisata Aula Hutan Meranti Putih Kotabaru berlangsung kemarin, Rabu (11/1/23).
Dalam diskusi tersebut Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga selaku leading sektor yang memiliki tugas untuk melaksanakan visi misi tersebut melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) meningkatnya kunjungan wisatawan yang datang ke kotabaru.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor DR Siti Marwiyah SH MH beserta Dosen Universitas DR Soetomo lainnya, sekda Kotabaru H Said Akhmad, Plt Kadis Disparpora Risa Ahyani, Asisten 1, Camat Pulau Laut Utara serta undangan lainnya.
“Untuk pencapaiannya diperlukan penataan kawasan potensi wisata dalam upaya pembentukan skala prioritas perkembangan dan hasil inventarisasi potensi terdapat 145 destinasi wisata yang ada di kabupaten kotabaru dan kemudian di prioritaskan pada 6 KPP (kawasan pengembangan pariwisata),” kata Plt Disparpora Kotabaru, Risa Ahyani.
“Dengan menetapkan 10 destinasi wisata unggulan menjadi objek sampel perhitungan jumlah kunjungan wisatawan,” lanjutnya.
Usai melakukan Diskusi Tim Universitas DR Soetomo Surabaya melakukan monitoring dan uji kelayakan pengembangan pariwisata di Desa Rampa Berkah yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendirinya.
Dalam kegiatan ini Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kotabaru memaparkan tentang Desaku di desa rampa berkah dengan harapan menjadi desa mandiri dan mengucapkan selamat datang kepada tim Universitas Dr soetomo.
Sementara itu, Rektor Universitas DR Soetomo Dr Siti Marwiyah, menyampaikan Desa Rampa Berkah ini menarik untuk diteliti potensi dengan konsep masyarakatnya.
“Desa Rampa berkah ini menarik untuk dijadikan bahan penelitian bagi para dosen DR Soetomo Surabaya,” katanya.
Dengan pengembangan wisatanya, lanjut dia, adalah konsep masyarakat yang memang asli masyarakat dengan dimodifikasi dengan adanya sisi yang berbeda dengan banyak melibatkan masyarakat.
“Seperti ketika anak-anak di dunia luar cenderung bermain hp, tetapi disini berbeda dimana kita lihat mereka lebih bermain ke alam. Seperti yang kita harapkan anak-anak melek akan teknologi tetapi dengan kehidupan alam yang tetap harus jalan,” ungkapnya.
Selain itu, Siti mengungkapkan Kabupaten Kotabaru banyak memiliki potensi wisata yang nantinya bisa menjadi tempat wisata unggulan di IKN.
“Menurut saya, ini merupakan langkah luar biasa yang dilakukan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar,” ujar Siti.
Karena Kotabaru ini, lanjut Siti, punya sumber daya alam yang sangat luar biasa berpotensi di bidang pariwisata yang tidak dimiliki wilayah lain.
“Apalagi nanti Kotabaru menjadi penyanggah IKN dan banyak investor masuk sehingga makin dikembangkan lagi dan tidak kalah dengan keindahan bali karena potensi alamnya yang luar biasa dan memiliki ciri khas dan keunikan dengan kondisi sosial masyarakatnya yang masih terjaga,” tandas Rektor Universitas DR Soetomo Surabaya ini.
Diakhir kegiatan Tim Universitas Dr Soetomo memberikan cenderamata kepada Plt Kadis Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kotabaru dan Camat Pulau Laut Utara.
Kemudian acara dilanjutkan dengan menikmati suasana Desa Rampa Berkah sambil bermain dengan anak-anak sekitar dan belajar tarian khas suku bajau Kotabaru.


