lenterakalimantan.com, PARINGIN – Sudah menjadi tradisi warga, untuk menyediakan makanan dan minuman gratis bagi jemaah Haul Guru sekumpul yang kembali digelar secara akbar tahun ini.
Sediaan makanan dan minuman itu untuk mereka jemaah yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan yang melintas menuju Martapura, Kalimantan Selatan.
Dari Kabupaten Tabalong hingga Martapura, Kabupaten Banjar, di setiap wilayahnya selalu ada disediakan rest area untuk para jemaah Haul Guru Sekumpul.
Tak terkecuali masyarakat Balangan yang mayoritas penduduknya muslim, terdapat beberapa titik tempat dijadikan pemberhentian jemaah atau rest area, salah satunya di Masjid Jami, Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Batumandi yang menerima puluhan jemaah dari arah Kaltim untuk sekedar beristirahat dan makan.
Di tempat rest area yang tepat berada di Jalan A Yani ini anggota Polsek Batumandi turut membantu penyediaan hidangan untuk para jemaah.
Kapolsek Batumandi Ipda Rahmadani mengatakan, selain melakukan pengamanan jalur untuk para jemaah, pihaknya juga turut ambil bagian menyiapkan makan.
“Anggota dan relawan juga turut membantu mempersiapkan menu hidangan, yang bermacam-macam itu, untuk para jemaah yang hendak beristirahat,” kata Rahmadani, Minggu (29/1/2023).
Rahmadani menjelaskan, saat ini di lokasi rest area masih terpantau aman dan kondusif. Jemaah terpantau semakin siang sudah semakin berkurang yang melintas, karena acara haul di Sekumpul Martapura dilaksanakan malam ini.
Seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan di arus balik nantinya puncaknya terjadi pada esok pagi, Senin (30/1/2023).
“Untuk yang bersinggah di sini, kebanyakan dari Tanjung, kemudian jemaah dari Kaltim. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya puncaknya kami prediksi pagi esok karena jemaah menuju pulang,” jelasnya
Ipda Rahmadhani mengatakan, hari ini ia turut membantu warga dan relawan membantu memotong-motong sayuran, seperti kacang, wortel dan yang lainnya.
Dan tidak hanya itu bahkan dirinya sempat menjadi tukang foto, untuk jemaah yang ingin mengabadikan momen-momen di Kabupaten Balangan ini.
“Saya senang berinteraksi dengan masyarakat, motong-motong sayuran dan bahkan saya sempat jadi tukang foto,” pungkasnya.


