lenterakalimantan.com, KOTABARU – Polres Kotabaru akhirnya menutup perusahaan tambang batubara milik PT Sumber Daya Energi (SDE) yang menyebabkan tewasnya tiga tenaga kerja asing.
Tidak jelas sampai kapan penutupan perusahaan PT SDE yang berada di Desa Magalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat Kabuapten Kotabaru tersebut
Walaupun demikian menurut Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar dalam keterangan pers, Jumat (17/3/23), sifatnya hanya sementara.
Dalam menyampaikan hasil penyelidikan yang digelar di aula Sanika Satyawada,Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil, Puslabfor mabes Polri AKBP Arif Andi Setiyawan , Kasubdit Jatanras Polda Kalsel Kompol Reza Bramantya beserta jajarannya.
Disebutkan AKBP Gafur, ketiga TKA berasal dari negara China diketahui bernama Jinxiang Yao (51, Xuecen Tang (42) dan Lizei Day (46),
yang bekerja di perusahaan PT SDE sebagai Undergroun Minning Specialis dan Projeck Manager.
Ketiga korban diduga terjebak di terowongan dan keracunan gas hingga menyebabkan ketiga korban lemas dan tidak sadarkan diri.
Kemudian pihak perusahaan melakukkan pertolongan dengan membawa ketiga orang korban
menuju Klinik Suaka Insan Desa Magalau Hulu.
“Dari hasil pemeriksaan oleh Nakes Klinik Suaka Insan Korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia (MD) ketiga orang TKA dengan indikasi Keracunan Gas .Selanjutnya pukul 02.30 wita Korban di rujuk ke rumah sakit (RS) Husada Tanah Bumbu, ” Terangnya.
Kini pihak Polres Kotabaru melakukan police line dan penutupan sementara diareal sekitar lokasi mulut tambang PT SDE, guna investigasi oleh dari petugas kepolisian mabes polri dan Polda Kalsel.
Sekedar diketahui insiden meninggalnya tiga tenaga kerja asing di terowongan perusahaan tambang batubara milik PT Sumber Daya Energi (Qinfa Minning) yang terletak di Desa Magalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru, Senin 13 Maret 2023 sekitar pukul 01.00 WITA.


