lenterakalimantan.com, BARABAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Mansyah Sabri membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 tingkat Kabupaten, bertempat di Halaman Kantor Camat Haruyan, Jumat (17/3/2023).
Hadir Ketua GOW Kab HST, Unsur Forkopimda, Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ Nasional ke-43 tingkat Kabupaten, Pengurus LPTQ HST, Camat Haruyan dan para qari dan qariah serta undangan lainnya.
Camat Haruyan Chairiah sekaligus Ketua pelaksana, mengatakan pelaksanaan MTQ Nasional ke-43 tingkat Kabupaten HST berlangsung selama empat hari dari 17 Maret sampai 20 Maret 2023, diikuti 11 kecamatan dengan jumlah perserta 244 orang.
Chairiah menjelaskan, untuk cabang perlombaan pada MTQ Nasional ke-43 ini terdiri dari tujuh cabang, yaitu Cabang Seni Baca Alquran, Cabang Qiraat Alquran, Cabang Hafalan Alquran, Cabang Fahmil Alquran, Cabang Syarhil Alquran, Cabang Khatt Alquran dan Cabang Hafalan Hadits.
Wabup HST, H Mansyah Sabri, mengatakan menyambut baik dan bangga terlaksananya kegiatan ini, dia juga mengucapkan selamat bertanding kepada para qari dan qariah yang akan mengikuti MTQ tingkat Kabupaten HST.
Wabup Mansyah berharap kepada seluruh masyarakat Kecamatan Haruyan dan masyarakat di Kabupaten HST, agar dapat mendukung sepenuhnya kegiatan MTQ ke-43 tahun 2023 ini.
“Mari kita sukseskan kegiatan MTQ ini dengan semangat yang kuat untuk menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Wabup Mansyah.
Kepada panitia penyelenggara, Wabup Mansyah berpesan agar perlombaan diselenggarakan seoptimal mungkin, kondisikan perlombaan agar selalu berjalan dengan baik dan lancar, perkuat rasa kebersamaan dan kekompakan, sehingga akan muncul kesadaran persatuan dalam diri masing-masing peserta.
“Semoga ajang ini dapat menghasilkan qari/qariah, hafidz/ hafidzah, mufassir/mufassirah yang berkualitas, sehingga mampu bersaing di tingkat provinsi pada tahun 2023 ini,” harapnya.
“Mari segenap umat Islam di Bumi Murakata ini terus memberikan partisipasi, dukungan dan peran aktif dalam berbagai kegiatan agar terciptanya kesemarakan nuansa Islam dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Wabup Mansyah.


