lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemkab Balangan menyebut bangga melihat anak-anak daerah bisa khatam quran.
Hal itu disampaikan saat khataman quran dan imtihan yang dilaksanakan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT), untuk siswa/i mereka di Aula Mayang Urai, Sabtu (18/3/2023).
“Setiap kali melihat ada anak-anak di daerah kita yang khataman quran kami selalu merasa bangga karena saya tahu betul tidak mudah menyelesaikan membaca setiap kata dari 6 ribuan ayat Alquran. Perlu Ketakutan,” ujar Bupati Balangan H Abdul Hadi, melalui Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kehumasan Setda Balangan, Rody Rahmadi Nor dalam sambutannya.
Dalam sambutan Bupati Abdul Hadi yang ia bacakan, dikatakan bahwa membaca dan khatam Alquran merupakan sebuah bentuk pelatihan dan pembentukan karakter ketakutan dalam diri siapapun yang melakukannya dan jika ini dilatih dan diamalkan sejak di menjadi orang orang memiliki nilai lebih saat dewasa nanti.
Pihaknya juga melihat khatam quran sebagai sebuah pertanda akan sebuah potensi besar dan bekal dalam diri anak untuk menapaki masa depan.
“Pada setiap anak yang khatam Alquran dan siapapun yang gemar membaca Alquran walau belum khatam, ada harapan kita semua akan generasi penerus yang saleh, santun dan selalu memelihara nilai-nilai Alquran melalui penerapan dalam sikap dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Dalam sambutannya yang Ia sampaikan dirinya menyebutkan pesan khususnya kepada anak-anak, baik yang sudah khatam maupun yang belum, yang sudah lancar bacaannya maupun yang masih terus belajar.
“Kami berpesan khatam Alqur’an tidak boleh membuat kalian berhenti membaca Alquran. Teruslah membaca Alquran ulangi dan ulangi lagi, baca juga terjemahannya pelajari kandungan hikmah dan ilmunya,” pesannya.
“Dan untuk para orang tua dan juga setiap orang dewasa perkenankanlah ulun mengajak marilah kita semua tidak henti-hentinya menanamkan dalam diri anak-anak kita keinginan untuk terus belajar. Tidak hanya dengan Kata-kata atau menyuruh mereka belajar. Namun yang lebih penting adalah dengan menciptakan situasi yang kondusif dan merangsang atau mendorong mereka untuk belajar,” tambahnya.
Ia juga menekankan, bahwa salah satu kewajiban para orang tua dan setiap orang dewasa kepada anak-anak di sekitarnya adalah memberi contoh yang baik termasuk contoh dalam hal rajin belajar, rajin membaca, rajin mencari ilmu.
Menurutnya kita semua tentu sepenuh hati meyakini bahwa belajar dan suka mempelajari Alquran itu akan membentuk karakter mereka membuat anak-anak kelak menjadi generasi yang berakhlakul mahmudah, giat dan ikhlas bekerja serta senantiasa berusaha membuat dirinya bermanfaat seluas-luasnya kepada masyarakat di sekitarnya.


