lenterakalimantan.com, PELAIHARI – DPRD Tala menggelar Rapat Paripurna dengan acara penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Tanah Laut 2022.
Rapat paripurna dipimpin ketua DPRD Tala Muslimin didampingi Wakil Ketua I H Atmari, beserta jajaran anggota DPRD lainnya.
Bupati Tanah Laut HM Sukamta diwakili oleh Sekda Tala H Dahnial Kifli dan para SKPD terkait.
Ketua DPRD Tala Muslimin mengatakan, pada rapat bisa berjalan dengan baik dan selanjutnya dalam waktu sebulan akan di tindak lanjuti dan tanggapi lewat Pansus DPRD Tala.
” Nanti dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti melalui rapat Panitia khusus (Pansus) DPRD Tala,” tandasnya.
Sementara Sekda Tala menerangkan dalam rapat tersebut, Kabupaten Tanah Laut (Tala) berhasil menyerap pendapatan daerah yang melebihi target hingga mencapai 144,48 persen pada tahun 2022.
“Target pendapatan adalah Rp1.717.636.708.676. Realisasi yang didapat ternyata mencapai Rp2.481.635.115.476,42. Pencapaian yang luar biasa,” ucapnya
Dahnial Kifli menyebutkan, data tersebut memang belum sepenuhnya menjalani audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Kendati demikian, secara umum penyelenggaraan pemerintahan di
Tala pada 2022 dapat dikatakan sangat baik.
“Tentu ini didasarkan hasil pengukuran target terhadap pencapaian sasaran yang didukung dengan program kegiatan dan berbagai kebijakan dan Penetapan Kinerja (PK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala pada 2022,” sambungnya.
Ia menambahkan, hasil pengukuran secara mandiri atau Self Assessment diketahui secara ringkas bahwa tingkat capaian kinerja atas 21 sasaran strategis dan 31 indikator kinerja utama sebesar 184,39 persen.
“Ada 23 indikator tergolong sangat memuaskan, 2 indikator tergolong memuaskan, 3 indikator sangat baik, 1 indikator baik, dan 2 indikator cukup,”ujarnya.
Menurutnya, salah satu dari 23 indikator dengan tingkat capaian kinerja tergolong sangat memuaskan adalah soal pertumbuhan ekonomi.
Persentase laju pertumbuhan ekonomi pada 2022 menunjukkan capaian tertinggi dalam empat tahun terakhir.
“Pada 2018 laju pertumbuhan ekonomi berkisar 4,65 persen. Terjadi perlambatan pada 2019 sebesar 3,72 persen dan menurun tajam pada 2020 hingga -1,95 persen akibat Covid-19,”imbuhnya.
Pemulihan mulai terlihat kata Sekda Tala, pada 2021 yang mencapai 3,47 persen hingga pada 2022 ini menyentuh capaian tertinggi dalam empat tahun terakhir yaitu 5,12 persen.(Adv)


