FOTO: Hari Kartini pada 21 April setiap tahunnya merupakan pengambilan dari kelahiran sang pahlawan yang tercatat dalam sejarah 21 April 1879, kemudian tepat di tahun 2023 ini Hari Pahlawan Raden Ajeng Kartini kebetulan bertepatan dengan perayaan Hari Besar Islam. (Sumber Foto: Arif).
lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Tertanggal 21 April merupakan Hari Raya Idul Fitri bagi sebagian umat Islam di tanah air, khususnya bagi golongan Muhammadiyah yang terlebih dahulu merayakannya. Namun ada yang terlupakan pada 21 April ini, yakni perjuangan seorang Raden Ajeng Kartini yang dikenang sebagai pahlawan perempuan dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia.
Oleh hal tersebut, Ketua DPC Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Tanah Bumbu, Irwana Kusuma Ayu mengingatkan kita atas perjuangan dan sejarah dari sosok pahlawan Raden Ajeng Kartini.
“Makna Hari Kartini sebagai motivasi dan penyemangat bagi perempuan Indonesia untuk menghadapi tantangan masa kini, yaitu berkarier dan menjadi ibu rumah tangga,” ucapnya saat bersama awak media lenterakalimantan.com, Jumat (21/42023).
Duta Pepelingasih Kalimantan Selatan 2022 ini juga mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam menjalankan dua hal tersebut, meskipun dirinya belum menjadi ibu rumah tangga, ia melihat banyak perempuan hebat bisa menjalankan dua peran tersebut sekaligus.
Irwana juga memberikan motivasi di hari Kartini tahun ini, agar tetap bisa memancarkan keindahan dalam kesederhanaan dan terus mengapai prestasi menuju kesetaraan membawa perubahan.
“Semoga terlahir kartini – kartini yang tidak hanya berparas rupawan, tetapi juga memiliki pemikiran unggul,” ujar irwana.
Ia menambahkan, keindahan perempuan adalah keindahan bersikap dan berperilaku menjadi kartini masa kini, serta menjunjung tinggi etika dan terus berprestasi menuju kesetaraan.
“Dalam artian terus meningkatkan value dalam diri untuk menghadapi stigma bahwa laki-laki lebih mampu mempimpin dari pada perempuan, karena perempuan maupun laki laki bisa menjadi pemimpin dan tidak ada perbedaan,” pungkasnya.


