lenterakalimantan.com, BARABAI – Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, AKBP Ernesto Saiser bersama jajaran beramai-ramai datang ke Hulu Sungai Tengah (HST).
Rupanya kedatangan mereka melakukan penilaian kampung bebas narkoba yang saat ini dilombakan. Kabupaten HST sendiri yang dilakukan penilaian Desa Banua Jingah.
Adanya program ini sebagai upaya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba terus digencarkan disetiap daerah, termasuk di Kabupaten HST. Lomba ini merupakan program dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
“program ini merupakan inisiatif Bapak Kapolri yang melibatkan 38 Polda di seluruh Indonesia,” jelas pria yang kerap disapa El Saiser, Selasa (29/8/2023) kemarin.
Lebih lanjut, dari 38 Polda yang ikut, setiap Polda wajib mengirimkan 1 untuk nantinya dilombakan di Markas Besar Republik Indonesia (Mabes Polri).
“Untuk Kalsel sendiri ada 13 Polres yang maju. Untuk HST terpantau dari kemarin kami turun sampai sekarang ini, HST ada satu kampung yang kami kunjungi di Desa Banua Jingah,” lanjutnya.
Terpilihnya Desa Banua Jingah sebagai ikon pergerakan ini, kata El Saiser menandakan upaya yang dimulai dari tingkat desa dapat menjadi fondasi daya tangkal yang kuat dalam memerangi narkoba di tingkat kabupaten.
“Sudah saatnya kita semua bersatu melawan narkoba, dan dimulai dari diri kita sendiri, keluarga, serta melibatkan semua pihak dalam upaya pencegahan,” tegasnya.
Pada lomba kampung bebas narkoba ini melibatkan tim juri dari berbagai pihak. Mereka sama-sama melakukan penilaian ke berbagai desa terpilih.
“Tim juri ini diantaranya dirnarkoba, saker terkait humas, bimas, Samapta, dan LSM yang diwakili oleh korlap dari BNNB,” jelasnya lagi.
Melalui upaya ini, El Saiser berharap upaya mencegah penyalahgunaan narkoba akan semakin kuat dan efektif.
“Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Kami mengharapkan dukungan semua pihak dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.


