lenterakailamantan.com, BANJARMASIN – Dalam rangka OPS Zebra Intan serentak seluruh Indonesia yang digelar mulai hari ini 4-17 Septemeber 2023, Dirlantas Polda Kalsel keluarkan tujuh prioritas pelanggaran. Senin, (4/9/2023)
Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan Operasi Zebra dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia yang di mulai dari hari ini 4-17 September 2023.
Kakorlantas Polri menyebutkan, penyelenggaraan OPS Zebra serentak seluruh wilayah Indonesia dimulai hari ini tanggal 4 sampai 17 september 2023 mendatang.
“Dirlantas Polda Kalsel menghimbau kepada masyarakat untuk melengkapi surat-surat berkendara. “ucapnya”
“Terdapat tujuh prioritas pelanggaran yang digelar pada OPS Zebra Intan 2023 pada hari. “jelasnya.
Tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran dalam giat OPS Zebra 2023 kali ini, yakni menggunakan ponsel saat berkendara,pengendara dibawah umur,pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang,tidak memakai helm SNI serta tidak menggunakan Safety Belt pada pengendara mobil
Kemudian pengendara dan atau pengemudi mengkonsumsi alkohol saat berkendara dan melawan arus, serta melebihi batas kecepatan
Adapun hukum yang ditegakkan pada OPS Zebra serantak 2023 hari ini adalah, melawan arus: Pasal 287, sanksi denda paling banyak Rp 500.000.
Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Pasal 293 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000.
Menggunakan ponsel saat mengemudi/berkendara: Pasal 283 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000.
Tidak Menggunakan Helm SNI: Pasal 291, sanksi denda paling banyak Rp 250.000.Pengguna mobil tidak menggunakan Safety Belt: Pasal 289, sanksi denda paling banyak Rp 250.000.
Melebihi batas kecepatan: Pasal 285 Ayat 5, sanksi denda paling banyak Rp 500.000 dan berkendara dibawah umur, tidak memiliki SIM: Pasal 281, sanksi denda paling banyak Rp 1 juta.


