lenterakalimantan.com, BARABAI – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Tengah (HST) H Masyah Sabri membuka secara resmi diseminasi audit kasus stunting (AKS) tahap II tahun 2023 di Aula RSUD H Damanhuri Barabai, Selasa (5/12/2023).
Audit kasus stunting merupakan salah satu kegiatan prioritas sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021–2024.
Dalam kesempatan itu, Wabup HST H Mansyah Sabri mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat serius dalam menangani masalah stunting di wilayahnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras tim AKS yang telah melakukan audit kasus stunting di 11 desa yang tersebar pada 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Barabai, Batang Alai Utara, Batang Alai Selatan, Pandawan, dan Labuan Amas Selatan.
Adapun audit kasus stunting dilakukan dengan cara mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stunting, seperti status gizi ibu hamil, asupan makanan, sanitasi lingkungan, akses pelayanan kesehatan, dan lain-lain.
“Kami berharap hasil audit kasus stunting ini dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk menyusun rencana tindak lanjut yang tepat dan efektif dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten HST,” ujar Wabup.
Wabup juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak.
“Dengan mengkonsumsi ikan secara rutin, kita dapat memperoleh berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, kecerdasan otak, dan pertumbuhan anak-anak,” lanjut Wabup.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinsos PPKB PPPA, Eddy Rahmawan mengatakan bahwa kegiatan diseminasi AKS ini merupakan bagian dari rencana aksi nasional dalam rangka percepatan penurunan stunting.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah dan menanggulangi stunting.
“Kami juga berterima kasih kepada Pemkab HST yang telah memberikan dukungan dan fasilitas dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Eddy.
Dalam kegiatan tersebut turut dihdari oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Diskominfo, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, serta perwakilan dari organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, dan media massa.


