lenterakalimantan.com, BARABAI – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memiliki target cetak sawah rakyat seluas 23.611 hektare. Hal ini didapat usai rapat koordinasi (rakoor) bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beberapa waktu lalu. Target ini bakal dikejar dalam mendukung program pemerintah Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk swasembada pangan yang merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Dinas Pertanian HST, Budi Satrya Tanjung, mengatakan pihaknya sampai saat ini terus melakukan sejumlah persiapan dan akan dimulai pada 2025.
“Kami sudah melakukan cek lapangan ke sejumlah lokasi di HST,” tuturnya, Jum’at (20/12/2024).
Menurut Budi kondisi musim dan cuaca jadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan ini. Namun pihaknya optimis juga bisa jadi pendukung menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan sawah baru. Kemudian program ini juga sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan di daerah, sekaligus memberikan peluang kesejahteraan bagi masyarakat petani.
“Tentunya, ini memerlukan kolaborasi semua pihak guna menyukseskan program ini,” terangnya.
Selain itu, ada sebanyak delapan brigade pangan yang telah terbentuk di Kabupaten HST. Mereka yakni para petani milenial yang siap mendukung optimasi lahan (oplah).Dalam tugasnya, mereka juga akan mendapatkan pendampingan baik dari TNI serta Dinas Pertanian. Satu kelompok Brigade Swasembada Pangan terdiri dari 15 petani milenial yang kemudian akan mengelola lahan minimal 200 hektar.
“Mereka akan didukung peralatan pertanian modern dalam menunjang tugasnya melakukan optimasi lahan,” tutupnya.


