lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempersiapkan kader-kader terbaiknya guna memberikan sumbangsih terhadap Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat Refleksi Milad 60 Tahun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bertempat di Kampus Muhammadiyah Banjarmasin, Kamis (14/3/2024).
“Kita ingin nilai-nilai positif dari IMM yang hadir di tengah masyarakat bisa terus diimplementasikan oleh para kader,” ujar Ketua Umum DPD IMM Kalsel, Ferry Setiadi.
Ketua Umum PC IMM Banjarmasin, Muhammad Arifin menambahkan segala bentuk gerakan IMM berlandaskan pada agama Islam yang hanif dan berkarakter rahmat sekalian alam yang bergerak di tiga bidang keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan.
“Tentu sejalan dengan itu program-progam yang selama ini kita jalankan sangat bermanfaat kepada masyarakat melalui kegiatan sosial seperti berbagi sembako, berbagi nasi bungkus selama Jumat dan lainnya,” tuturnya.
Kemudian program kebermanfaatan di ranah kemahasiswaan ialah dengan meningkatkan intelektual para mahasiswa.
Sedangkan program kebermanfaatan di ranah keagamaan ialah melalui kegiatan kajian Islam di Masjid sebagai wadah berdakwah.
“Tentunya program-program terus kita jalankan sesuai visi misi dari IMM sendiri,” tuturnya.
Terlebih kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) tentu para generasi muda Kalsel sangat diuntungkan.
“Ini jadi peluang para generasi muda,” ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi.
Tentunya lanjut Machli, ditunjuknya IKN di wilayah kalimantan menjadi tantangan tersendiri para generasi mudanya.
Untuk itu, para generasi muda harus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar siap bersaing nantinya.
“Mereka harus melek dan siap bersaing. Jangan sampai jadi pembantu di rumah sendiri,” pungkasnya.


