lenterakalimantan.com, PARINGIN – Sebelum keberangkatan ke tanah suci Makkah, sebanyak 193 orang calon jemaah haji asal Balangan dibekali bimbingan dari Kantor Kementerian Agama setempat di Gedung PLHUT Kantor Kemenag Balangan, Kamis (18/4/2024).
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Balangan Rahmadi menyampaikan, dari 193 calon jemaah haji yang akan diberangkatkan belum termasuk 2 orang petugas kesehatan dan 1 orang petugas haji daerah.
“Sebenarnya, ada total 196 jemaah yang akan diberangkatkan, sebelum keberangkatan para calon jemaah terlebih dahulu diberikan bimbingan serta arahan, bagi yang pernah melaksanakan haji banyak sedikitnya sudah mengetahui segala sesuatunya,” ucapnya.
Menurut Rahmadi, menjelang keberangkatan jumlah angka bisa bertambah dan berkurang, kemungkinan jemaah dari luar kabupaten melakukan mutasi ke Balangan, dan sebaliknya, jemaah Balangan mutasi ke luar wilayah setempat.
“Di sini kita menyampaikan arahan dan bimbingan manasik bagi jemaah haji reguler, sebagai bekal para jemaah ketika melaksanakan ibadah haji nanti,” tuturnya.
Selanjutnya mewakili Bupati Balangan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Balangan, Rody Rahmady Noor dalam sambutannya menyampaikan, penekanan betapa pentingnya memanfaatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang ibadah haji.
“Jangan ragu-ragu bertanya pada pembimbing, jika ada hal yang kurang jelas, dalam kesempatan inilah momen yang pas untuk bertanya kepada pembimbing,” ucapnya kepada para calon jemaah haji Balangan.
Menurut Rody, perhatian dan arahan yang diberikan oleh para petugas dan pembimbing diharapkan dapat membantu jamaah haji dalam mempersiapkan diri secara optimal untuk menjalani ibadah haji.
Dengan memanfaatkan kesempatan untuk belajar dan bertanya, diharapkan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan mendapatkan manfaat pengetahun yang maksimal.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memastikan bahwa jamaah memiliki pemahaman yang mendalam tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. Dengan begitu, diharapkan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar dan penuh kekhidmatan,” pungkasnya.
Manasik haji akan berlangsung selama 10 hari mulai 18-27 April 2024, yang mana dua hari dipusatkan di kabupaten dan delapan hari setelahnya digelar di kecamatan masing-masing.


