lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Sepekan setelah Idul Fitri 1445 Hijriah, Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tanah Laut (Tala) menggelar halalbihalal, sekalian merayakan ulang tahunnya ke-19.
Acara ini bekerja sama dengan Seni Karawitan dan Pedalangan (Sekarpada), bertempat di rumah Dalimin selaku penasehat Paguyuban Gajah Mungkur, di Kelurahan Sarang Halang RT 05, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (20/4/2024).
Acara yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, guyub, dan bersaudara dalam ikatan keluarga. Dipimpin Suman selaku ketua Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tala.
Kegiatan itu juga dihadiri tamu undangan dari Badan Kesbangpol, Kepolisian, BIN dan LSM Aliansi Indonesia.
Suman ketua Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tala menyampaikan ucapan terima kasih kepada undangan dan Anggota Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tala yang sudah berkenan hadir di acara Halalbihalal.
“Saya ucapkan terima kasih semuanya sudah mau hadiri di acara Halalbihalal setelah sebulan lamanya melaksanakan ibadah puasa,” katanya.
Selama sebulan sekali kata Suman, Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tala aktif melaksanakan kumpulan silaturahmi dan diagendakan secara bergiliran.
“Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tanah Laut ini dengan jumlah anggota 34 orang, karena sudah banyak yang meninggal,” ucapnya.
Sulman berharap, kedepannya anggota Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tanah Laut terus bisa bertambah, baik kalangan, buruh, petani, pedagang maupun ASN yang ada di lingkup pemerintah daerah.
Sementara itu, Yustina, Kabid Ketahanan dan Ormas pada Badan Kesbangpol Tala mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Paguyuban Gajah Mungkur Wonogiri Tala.
Ia bilang, pemerintah daerah akan selalu mendukung paguyuban maupun organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Tala.
Menurutnya, ada perbedaan antara Paguyuban dan Ormas, yakni Paguyuban adalah sifatnya membentuk kekeluargaan satu daerah.
Sedangkan kalau Ormas suatu perkumpulan bisa berbeda suku, tapi punya kesamaan kehendak dengan kegiatannya.
Yustina berharap, bagi Paguyuban yang ada di Tala, kegiatan-kegiatannya bisa lebih ditingkatkan. Bisa berperan dalam pembangunan di Tala
“Paguyuban ini terdiri dari tokoh agama, masyarakat dan keterlibatan mereka dalam pembangunan di Tanah Laut sangat besar,” pungkasnya.


