lenterakalimantan.com, PARINGIN – Diduga berselisih paham warga Desa Muara Pitap Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan berinisial HA (21), ditemukan tewas dengan luka tusuk dibagian dada, sementara pelaku masih buron.
Peristiwa perkelahian berdarah yang menewaskan HA, diduga disebabkan selesih paham, sampai saat ini Polsek Awayan dan Polres Balangan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.
Kapolsek Awayan Ipda Wanda Satriadi mengatakan bahwa, kasus ini masih dalam proses pendalaman dan penanganan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Balangan.
“Kemungkinan cekcok antara korban dan pelaku terjadi saat pulang dari kegiatan Expo Balangan, saat di TKP terjadi peristiwa perkelahian dengan dugaan sementara, pelaku membawa senjata tajam, kronologi lengkapnya masih didalami oleh Polres Balangan,” ucapnya, Jum’at (26/4/2024).
Duel maut tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Pudak Kecamatan Awayan, pada Rabu (24/4/2024) tengah malam. Korban bersama rombongannya awalnya beristirahat dipinggir jalan, diduga tersinggung dengan rombongan pelaku yang kebetulan melintas menggunakan sepeda motor.
“Korban mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri, sebenarnya kasus ini masih kita gelar, karena sejumlah saksi mata ada yang bilang rombongan korban tersinggung lantaran rombongan pelaku geber-geber motor, ada juga yang bilang terserempet,” beber Kasat Reskrim Polres Balangan Iptu Galuh Rizka Pangestu.
Selanjutnya HA menantang pelaku untuk duel di lapangan, kedua rombongan itu kemudian pergi beriringan, saat berada dipinggir jalan, motor yang dikendarai salah satu dari rombongan pelaku terhenti lantaran mogok, korban yang melihat kesempatan itu mendatangi pelaku, saat terjadi duel korban sudah ditikam.
“Ketika terjadi perkelahian, keduanya sama-sama membawa senjata tajam, saat korban mendatangi pelaku, korban langsung ditusuk dibagian dada,” ungkapnya.
Yang bersangkutan HA, sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi nyawanya tidak tertolong, sementara terduga pelaku berhasil melarikan diri.
“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menggunakan pikup milik warga yang kebetulan melintas, adapun identitas pelaku sudah dikantongi, dengan mengumpulkan barang bukti dan sejumlah saksi dilokasi kejadian,” ucapnya.
Saat itu, jarak sepeda motor dengan posisi korban sekira 1 meter, posisi korban pada saat terluka berada di pinggir jalan, pada saat petugas identifikasi datang, korban sudah sudah tidak bernyawa.
“Pada tubuh korban terdapat luka tusuk bagian dada sebelah kiri dengan lebar luka 1/2 cm, panjang luka 2 cm, dan kedalaman luka 5 cm,” pungkasnya.


