lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Kunjungan kerja sekaligus reses anggota Komisi III DPR RI, Endang Agustina, di MTsN 4 Tanah Laut berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Selasa (5/5/2026).
Berlokasi di Jalan Matah II, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, kegiatan ini disambut hangat oleh para siswa, guru, serta orang tua murid. Sejak awal kedatangan, suasana tampak hidup dengan semangat para siswa yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Endang menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat belajar di tengah perkembangan zaman. Ia mengajak para siswa untuk tetap fokus menuntut ilmu dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.
Lebih jauh, ia menyoroti tantangan besar di era digitalisasi yang kini semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana pembelajaran, bukan sekadar hiburan.
“Fraksi PAN sangat menaruh perhatian kepada anak-anak. Kita punya kewajiban untuk membentengi mereka agar tidak terpengaruh dampak negatif dari transformasi digital,” ujarnya.
Endang juga mengingatkan bahwa penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak. Ia menilai kondisi tersebut kini juga terjadi di Tanah Laut, seiring semakin mudahnya akses terhadap jaringan internet.
“Saya melihat anak-anak sekarang sudah banyak menggunakan gadget. Tidak ada batas selama ada akses sinyal, maka itu bisa digunakan. Ini yang perlu kita waspadai bersama,” tambahnya.
Meski demikian, ia menilai Tanah Laut masih memiliki kekuatan dari sisi nilai sosial dan keagamaan yang dapat menjadi benteng bagi generasi muda.
“Di sini masih kuat nilai agama dan budaya silaturahmi. Anak-anak juga masih punya aktivitas bermain yang positif, tidak semuanya bergantung pada teknologi,” katanya.
Tak hanya menyampaikan pesan kepada siswa, Endang juga memberikan motivasi kepada para guru agar terus mengajar dengan semangat dan keikhlasan dalam membentuk karakter generasi penerus.
Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan dialog interaktif. Para siswa dan orang tua diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan seputar pendidikan dan kedisiplinan.
Antusiasme terlihat saat sejumlah siswa dengan percaya diri mengangkat tangan untuk berpartisipasi. Setiap jawaban mendapat apresiasi langsung dari Endang, bahkan disertai pemberian bingkisan sebagai bentuk penghargaan.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan karakter, sehingga generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, disiplin, dan berakhlak di tengah derasnya arus digitalisasi.
Editor: Rizki


