Lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Sebuah video berdurasi 18 detik yang diambil oleh seorang warga melalui ponselnya beredar, memperlihatkan bahwa wilayah Gunung Sabuk saat ini tidak dapat dilewati karena terjadi longsor dan tumpukan lumpur mencapai lebih dari satu meter.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa kejadian longsor terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita di jalur Penghubung Batulicin – Kandangan, tepatnya di Km 74 RT 7 Desa Gunung Raya, Kabupaten Tanah Bumbu atau yang dikenal sebagai daerah Gunung Sabuk.
Video yang beredar di media sosial (Medsos) pagi ini memperlihatkan sebuah mobil pikap hitam terjebak di antara tumpukan lumpur dan batuan akibat longsor tersebut.
Sarifudin, salah satu Anggota Bantuan Komunikasi (Bankom) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tanah Bumbu yang berada di lokasi kejadian, mengatakan kepada media lenterakalimantan.com melalui telepon bahwa jumlah penumpang di dalam mobil tersebut adalah 3 orang, terdiri dari 1 sopir dan 2 orang kernet.
“Mobil pikap ini terjebak ketika material longsor menutup badan jalan di KM 74 Desa Gunung Raya. Alhamdulillah, ketiga penumpang selamat dan berhasil keluar dari mobil yang terjebak,” ucapnya.
Pihak kepolisian setempat, bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu dan masyarakat sekitar, sedang berada di lokasi untuk membantu evakuasi mobil yang terjebak.
Peristiwa ini terjadi pada malam hari ketika mobil yang membawa muatan telur asin dari Barabai menuju Batulicin terjebak dalam kejadian longsor tersebut.
Saat ini, pihak berwenang sedang berkoordinasi untuk membuka jalur tersebut dengan menggunakan alat berat. Semoga proses evakuasi berjalan lancar dan akses dapat segera pulih untuk memudahkan mobilitas masyarakat.
Sementara ini, penyebab longsor diduga disebabkan oleh faktor alam, yakni curah hujan yang cukup tinggi.


