lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Jauh-jauh dari Kalimantan Timur, Siska Lakonawa beserta suami ikuti ajang bergengsi Kalimantan Open Body Building dan Fitness 2024 yang gelar di salah satu hotel di Banjarmasin. Minggu (26/5/2024).
Atlet dari Kaltim tersebut saat ditanya lenterakalimantan.com mengaku sangat senang mengikuti kejuaraan ini.
“Menurut saya pribadi, saya sangat senang sekali. Karena dengan adanya kejuaraan seperti ini apa yang kita latih dalam diri kita, kita bisa menyalurkan dan mengembangkan bakat kita berkat adanya pertandingan seperti ini,” ucapnya kepada media ini.
Setelah itu Siska juga berharap, petandingan ini menjadikan sebuah langkah awal untuk melatih mental diri agar kedepannya bisa lebih semangat lagi.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadikan langkah pertama kita untuk kedepannya agar bisa mengasah lagi mentalitas diri kita untuk kejenjang lebih tinggi agar bisa menjadikan batu loncatan pada pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Selanjutnya, ia juga menyampaikan tahapan sehingga bisa memiliki tubuh kekar seperti sekarang.
“Jadi selama dua bulan saya melakukan diet, dalam artian dalam Waktu dua bulan itu saya tidak makan nasi, makan yang manis-manis, makanan yang mengandung karbohidrat, tidak makan-makanan yang berminyak pokoknya apa yang saya makan itu tidak ada rasanya (hambar),” paparnya.
Siska juga mengaku bahwa sehari-hari dirinya hanya mengkonsumsi beras hitam serta dada ayam sama brokoli yang diblender dan kemudian di minum.
“Dalam satu bulan pertama sehari-hari saya hanya mengkonsumsi beras hitam dan untuk minumnya dada ayam sama brokoli saya blender, karena saya capek ngunyahnya makanya saya jus saja. Jadi saya rutin mengkonsumsinya hingga sekarang dan tidak pernah lupa disiplin latihan,” terangnya.
Siska juga mengatakan untuk pola makannya bisa saja diganti dengan memperbnayak protein dan jangan pernah lupa untuk selalu berlatih dan siska juga menyebutkan bahwa ia bisa menghabiskan dada ayam tersebut sebanyak satu kilogram sehari.
Ia juga menjelaskan, disela dirinya berkerja ia selalu berlatih secara rutin untuk menstabilkan kalori dan lemak dalam tubuh.
“Jadi sambil diet saya juga full aktivitas, disela saya berkerja saya selalu menyempatkan diri untuk disiplin berlatih. Mengajar dari pagi hingga pukul 22.00 Wita atau ada jam kosong saat mengajar saya berusaha menyempatkan diri untuk menerapkan disiplin berlatih, kebetulan mentor saya adalah suami saya sendiri,” jelasnya.
Sebelum mengakhiri pembicaraan ia juga menambhakan memang disiplin sangat berat, karena hasilmu disiplinmu. Tapi kalau kita sudah niat kita harus terus menjalankannya.


