lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Sajian kuliner tradisional gratis menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (2/5/2026). Ribuan warga memadati kawasan Jalan Basuki Rahmat, Amuntai, untuk mencicipi berbagai hidangan khas Banjar yang disediakan oleh sejumlah instansi.
Sejak pagi, area stan kuliner dipenuhi pengunjung. Beragam menu ditawarkan, mulai dari makanan berat hingga aneka wadai atau kue tradisional, yang seluruhnya disambut antusias oleh masyarakat.
Salah satu stan yang ramai dikunjungi adalah milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DisperkimLH) HSU. Stan tersebut menyajikan wadai lempeng, kue tradisional khas Banjar dengan cita rasa manis gurih dan tekstur lembut.
Petugas stan DisperkimLH, Yumsiah, mengatakan tingginya minat pengunjung membuat pihaknya harus terus memproduksi ulang di lokasi.
“Permintaan sangat tinggi, jadi kami terus membuat agar bisa memenuhi kebutuhan pengunjung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyajian wadai lempeng ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan kuliner tradisional daerah. Selain varian pisang, tersedia pula rasa nangka dan waluh (labu) sebagai alternatif bagi pengunjung.
Untuk mendukung produksi, pihaknya menyiapkan bahan dalam jumlah besar, di antaranya tepung terigu, pisang, dan waluh.
Salah satu pengunjung, Yuli, mengaku antusias menikmati sajian tersebut. Menurutnya, aroma dan cita rasa wadai yang dimasak menggunakan daun pisang memberikan sensasi khas.
“Rasanya lebih nikmat dan aromanya harum,” katanya.
Kehadiran stan kuliner dalam peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas daerah. ADV
Editor: Tim Redaksi


