lenterakalimantan.com, PARINGIN – Tantangan pemerintah daerah ke depan mengenai kasus stunting di Kabupaten Balangan, membuat Bupati Abdul Hadi, sentil semua pihak untuk bekerja keras menurunkan prevalensi stunting di wilayah setempat.
Bupati Abdul Hadi di era kepemimpinannya, menargetkan Kabupaten Balangan menjadi 10 besar se-Indonesia dalam hal penanganan masalah stunting.
“Kabupaten Balangan mempunyai target di angka 10 besar se-Indonesia, dalam peran dan upaya pemerintah daerah menurunkan angka stunting di Kabupaten Balangan,” ucap Bupati Abdul Hadi di kegiatan Musrenbang RPJP 2024 di Mahligai Mayang Maurai, Paringin Selatan, baru-baru ini.
Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Balangan, dia meminta kepada seluruh pihak agar bekerja keras mengatasi permasalahan stunting di daerah, salah satunya yakni melalui program atau inovasi yang dianggap kredibel dapat menurunkan angka stunting.
“Pemerintah daerah juga menggandeng Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN), melalui program CSR yang sudah disesuaikan, dalam upaya mencegah, menekan dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Balangan,” ucap Bupati Abdul Hadi.
Secara terpisah, Ketua YABN, Deri Anggraeni, dalam hal ini menyampaikan bahwa, pihaknya secara penuh mendukung program, inovasi, kolaborasi bersama Pemkab Balangan, dalam berbagai kegiatan, salah satunya seperti kasus stunting.
“Kita mendukung upaya dan kinerja keras pemerintah daerah, untuk menekan, mencegah, dan mengurangi angka stunting di Kabupaten Balangan, apalagi usaha yang diperjuangkan oleh Bupati Abdul Hadi, berada pada target 10 besar se-Indonesia,” ucap Deri Anggraeni saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com, Kamis (13/6/2024).
Ketua YABN, Deri Anggraeni juga menambahkan, kerja sama dari berbagai pihak juga merupakan kesatuan yang sangat penting untuk mengatasi permasalahan stunting di daerah, terutama peran media dalam menyajikan konteks edukasi bagi masyarakat.
“Media merupakan salah satu ujung tombak dalam peran penyebarluasan informasi yang dikonsumsi publik, sehingga pengetahuan dan pemikiran masyarakat mengenai masalah stunting dapat teredukasi atau dicerna dengan baik,” jelas Ketua YABN yang baru menjabat.


