lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, melalui Bupati Abdul Hadi, berupaya memperkuat sektor keagamaan pada kegiatan Sosialisasi Fatwa 2024 di Ar-Raudah Resto, Water Park, Paringin, baru-baru ini.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengatakan bahwa keberadaan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ruang berkumpulnya para ulama, zu’ma, serta para intelektual muslim yang memiliki peran penting bagi pemerintah daerah.
“Semua agama yang ada di Kabupaten Balangan berperan penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam peran keagamaan masing-masing, dalam bersinergi menjaga kerukunan antar umat beragama,” ucapnya.
Menurut Bupati Abdul Hadi, organisasi NU bukan hanya menjadi pusat kajian keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai mitra strategis dalam pembamgunan daerah, khususnya bidang keagamaan.
“Umat muslim memerlukan bimbingan, bukan hanya dalam bidang keagamaan, juga dalam segala urusan keagamaan, agar aspek keagamaannya tidak terabaikan, untuk menjalaninya,” ujarnya di saat membuka acara Bahtsul Masa’il dan sosialisasi fatwa.
Secara terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balangan, KH Ahmad Yusuf dalam pandangannya menyampaikan, keberadaan Bahtsul Masa’il Nahdhatul Ulama, kita tidak perlu merasa khawatir akan krisis para ulama.
“Dari kegiatan yang dilaksanakan, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan juga para ulama, untuk membimbing masyarakat, khususnya sebagai bekal dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang,” bebernya kepada lenterakalimantan.com, melalui WhatsApp, Minggu (7/7/2024).
Dia berharap, kegiatan tersebut mampu melahirkan kajian-kajian fiqih yang menjadi pegangan, maupun pedoman, sebagai tonggak utama bagi masyarakat, ditengah derasnya arus globalisasi, dan digitalisasi saat ini, dan tantangan kedepan,” pungkasnya.
“Apa yang diniatkan, dan dilaksanakan, semoga menjadi manfaat dalam memperkuat ilmu keagamaan, pembangunan daerah, masyarakat, tentunya untuk generasi muda yang akan datang, jangan tunduk pada perkembangan zaman, terus berbuat baik antar sesama untuk keutuhan bangsa dan negara,” kata Ketua MUI Balangan, KH Ahmad Yusuf.


