lenterakalimantan.com, RANTAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, Dr. H. Sufiansyah MAP, mewakili PJ Bupati Tapin M. Syarifuddin MPd, secara resmi membuka kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar. Acara ini juga menyaksikan pelantikan majelis pembimbing ranting kwartir cabang Tapin se-Kabupaten Tapin di Gedung Galuh Bastari, pada Selasa (16/7/2024).
Acara ini dihadiri oleh Ketua Kwarcab Pramuka Tapin, H. Yamani SAK MM, beserta seluruh pengurus Kwarcab Pramuka Tapin, Sekretaris Mabicab Gerakan Pramuka Tapin, H. Noor Ifansyah SKM MS, tokoh Pramuka Tapin Bunda Suharni MPd, para Ketua Ranting se-Tapin, serta perwakilan Forkopimda dan pimpinan SOPD.
Dalam kesempatan tersebut, H. Yamani SAK MM secara resmi melantik 11 majelis pembimbing ranting kwartir cabang Tapin disaksikan oleh Sekretaris Daerah dan para tamu undangan.
H. Yamani menyampaikan bahwa kursus mahir dasar ini merupakan langkah awal untuk mendalami kepramukaan lebih jauh. “Pramuka memiliki peran penting dalam memajukan gerakan di era digital ini. Melalui kursus ini, mereka akan mempelajari berbagai hal mulai dari teknik kepramukaan, kepemimpinan, hingga keterampilan yang diperlukan oleh Pramuka sebagai agen perubahan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya adaptasi Pramuka terhadap perkembangan teknologi. “Di era globalisasi, Pramuka harus kreatif dan inovatif dalam menyampaikan nilai-nilai kepramukaan kepada generasi muda. Media sosial dan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan dan pengaruh positif gerakan Pramuka,” tambahnya.
Sementara itu, PJ Bupati Tapin M. Syarifuddin MPd, melalui sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Dr. H. Sufiansyah, menyatakan harapannya agar Pramuka tidak hanya membangun kaum muda yang cerdas dan berilmu, tetapi juga berkepribadian tangguh dan berbudi luhur sesuai dengan satya darma dan dasa darma Pramuka.
“Pramuka memiliki peranan penting dalam menciptakan generasi penerus yang lebih baik dan sebagai penopang bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kursus pembina harus dilaksanakan secara berjenjang untuk menciptakan kebijakan strategis yang nyata. KMD ini juga menjadi bekal pengetahuan, manajerial, dan teknik kepramukaan terkini yang harus dimiliki oleh pembina Pramuka,” tandasnya.


