lenterakalimantan.com, PARINGIN – Untuk Rancangan APBD 2025, Pemkab Balangan masih belum bisa menganggarkan terlalu tinggi, bahkan masih di bawah anggaran murni 2024, hal ini disebabkan belum terbitnya Perpres tentang rincian APBN 2025.
Hal ini disampaikan Bupati Balangan Abdul Hadi, saat Rapat Paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (29/7/2024).
“Untuk saat ini, dalam rancangan masih menggunakan Pagu Perpres nomor 76 tahun 2023, di dalamnya sudah termuat penambahan dana Treasury Deposit Fasility (TDF) yang merupakan fasilitas, yang disediakan bendahara negara bagi pemerintah daerah, untuk menyimpan uang di bendahara umum negara, sebagai bentuk penyaluran transfer ke daerah, ini biasanya disalurkan pada akhir tahun,” ucapnya.
Bupati Abdul Hadi juga mengatakan, untuk TDF sendiri, biasanya diterima pada minggu keempat pada September, maka rancangan APBD secara umum dapat digambarkan dari segi pendapatan daerah sebesar Rp 3,1 triliun.
“Bersumber dari rancangan APBD 2025 senilai Rp 3,1 triliun, terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 121 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 3,06 triliun, dan untuk pendapatan lain daerah sebesar Rp 7,5 miliar,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Balangan.
Untuk pembiayaan, jelas Bupati Abdul Hadi, daerah dianggarkan penerimaan dari sisa kelebihan perhitungan anggaran pada tahun anggaran sebelumnya (Silpa) sebesar Rp 146 miliar, dan nantinya akan dipergunakan kembali untuk penyertaan modal daerah.
Atau sebagai pengeluaraan pembiayaan senilai Rp 100 miliar, sisanya berupa pembiayaan neto sebesar Rp 46 miliar, sehingga hal ini dapat menutupi defisit pendapatan, dan APBD Balangan 2025 akan berimbang.
“Belanja daerah pada rancangan APBD 2025 dianggarkan sebesar Rp 3,2 triliun, terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 1,7 triliun, belanja modal sebesar Rp 1,01 triliun, untuk belanja tidak terduga senilai Rp 25 miliar, dan belanja transfer senilai Rp 421 miliar, selebihnya, detail rancangan anggaran beserta penjelasannya sudah dicantumkan dalam draft kedua raperda yang disampaikan,” kata Bupati Abdul Hadi.


