lenterakalimantan.com, RANTAU – KH Ahmad Barmawi (Guru Kulur) menyampaikan pesan penting terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang, khususnya kepada seluruh calon bupati, gubernur, serta tim sukses mereka. Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana damai selama proses pemilihan agar Pilkada dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
“Pertama, timbulkan dan nampakkan perdamaian antara para calon dan juga antar tim masing-masing. Hal ini penting agar pemilihan bupati, gubernur, dan lainnya dapat berjalan dengan aman, damai, dan sejahtera,” ujar KH Ahmad Barmawi.
Ia menambahkan, perdamaian di masyarakat sangat bergantung pada sikap dari para calon dan tim sukses mereka. Jika mereka mengikuti aturan, jujur, transparan, serta tidak saling menjatuhkan, masyarakat akan menerima hasil Pilkada dengan puas, dan kondisi yang damai serta aman pun akan tercipta.
KH Ahmad Barmawi juga menekankan pentingnya sikap baik dari para calon dalam menciptakan kedamaian di masyarakat, baik sebelum, saat, maupun setelah Pilkada. “Para calon harus bersikap baik, ramah, jujur, dan tidak saling menjatuhkan. Jangan ada yang ditutupi jika memang tidak bersifat rahasia,” katanya.
Ia juga berpesan agar visi dan misi yang disampaikan oleh para calon harus realistis dan bisa diwujudkan. “Jangan mengumbar visi dan misi yang tidak mungkin dikerjakan hanya demi meraih suara. Hal itu justru akan merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, KH Ahmad Barmawi mengingatkan para pendukung agar mendukung dengan baik tanpa menimbulkan permusuhan. “Jika ada laporan dari pendukung yang bertujuan untuk memperketat persaingan, itu tidak masalah. Namun, jika laporan tersebut mengandung dusta, itu harus dihindari.”
KH Ahmad Barmawi optimis bahwa jika seluruh pihak menjalankan pesan-pesannya dengan baik, maka daerah akan aman dan damai selama Pilkada. “Insyaallah, daerah kita akan aman dan damai dalam menghadapi Pilkada dan setelahnya, selama kebersamaan ditunjukkan, visi dan misi disesuaikan, serta jujur, adil, dan terbuka,” tutupnya saat ditemui di Ponpes Khadijatul Kubra, Kamis (22/08/2024).


