lenterakalimantan.com, AMUNTAI – Puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari Persatuan Peredam Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berjuang keras memadamkan kebakaran di lahan kosong dekat pemukiman warga di Kelurahan Sungai Malang, Amuntai Tengah, Kamis (12/9/2024) malam.
Kebakaran ini diduga disebabkan oleh pembakaran yang disengaja, dan menimbulkan kekhawatiran karena jarak antara lahan yang terbakar dengan areal pemukiman hanya sekitar 150 meter.
Medan yang sulit menambah tantangan bagi para relawan untuk memadamkan api yang terus membesar, diiringi suara dentuman pohon bambu yang terbakar.
Tidak adanya sumber air di sekitar lokasi semakin mempersulit upaya pemadaman, dimana proses pemadaman api mengandalkan beberapa mobil tangki dan puluhan selang yang disambung untuk menjangkau titik api.
Selain para relawan pemadam kebakaran, warga setempat juga turut membantu mengatasi kebakaran. Jurkani, Ketua RT 11 Kelurahan Sungai Malang, menyatakan bahwa penyebab kebakaran ini belum diketahui secara pasti.
“Tidak diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran lahan, dan ini baru pertama kali terjadi di tahun ini,” ungkapnya.
Salah seorang warga setempat juga menyampaikan, bahwa adanya peristiwa kebakaran ini diketahui setelah banyak warga yang berteriak.
“Saya langsung keluar rumah dan melihat cahaya merah yang begitu besar, bahkan sempat merasa panik, dikira rumah, ternyata lahan kosong yang terbakar, gegernya pada pukul 21.55 Wita,” jelas Wahyu.
Sampai berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih terus berlangsung di tengah kondisi yang sulit, akses medan yang penuh semak belukar, serta sumber mata air yang tidak ada sama sekali.


