lentrakalimantan.com, PELAIHARI – Pasangan calon (paslon) Haji Rahmat dan H Zazuli nomor urut 1 menghadiri undangan Haul Ke-12 Abuya Bati–Bati Tajul Arifin Wal Muhaqqiqin Al-Arif Billah KH Anang Ramli bin H Abdul Qodir bin H Abdullah Mursyid Thariqat Qadiriah, Pendiri Pondok Pesantren Ubudiyah dan Majelis Taklim Asy-Syafaatul Kubra Bati-Bati, Sabtu (26 /10/2024).
Dari pantauan media ini, haul dihadiri ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, Kalteng dan Kaltim.
Penceramah haul Tuan Guru (TG) KH Hasanuddin Badruddin, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.
Paslon nomor urut 1 Haji Rahmat dan Haji Zazuli didampingi tim pemenangan, Haji Iriansyah, Ego dan Noor Ifansyah dan adapula hadir anggota Komisi III DPR-RI Haji Endang Agustina.
Haji Rahmat mengatakan, setelah menghadiri Haul ke-12 Abuya KH Anang Ramli pihaknya melihat begitu banyak jemaah yang datang dari berbagai daerah di Kalsel khususnya.
Maka pihaknya menilai ke depan Ponpes Ubudiyah bisa menjadi wisata religi khususnya di Kecamatan Bati-Bati.
“Kita ketahui setiap hari Sabtu dan Minggu banyak pengunjung yang datang berziarah ke makam Abuya KH Anang Ramli, ini akan kita kembangkan menjadi wisata religi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi UMKM masyarakat setempat,” katanya.
Setelah menjabat sebagai bupati Haji Rahmat bertekad akan membangun fasilitas Pondok Pesantren Ubudiyah yang diperlukan. Untuk meningkatan kualitas pendidikan di Ponpes Ubudiyah.
“Intinya saya bertekad akan melakukan upaya terencana untuk meningkatkan kualitas manusia, kesejahteraan, dan taraf hidup masyarakat dengan meningkatkan mutu kualitas pendidikan di pondok pesantren Ubudiyah dengan melengkapi fasilitas dan menaikan insentif para guru dan menaikan kualitas pendidikan supaya adanya penerus dari Abuya KH Anang Ramli,” pungkasnya.

Terpisah ketua pelaksana haul ke-12 Abuya KH Anang Ramli, Muhammad Habibi mengatakan, persiapan haul selama 2 bulan lebih yang melibatkan elemen utama dari Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Ubudiyah.
“Alumni Ponpes Ubudiyah sebanyak 10 ribuan secara keseluruhan dan sebagian besar tersebar di Kabupaten Tala, serta ada juga dari luar Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Muhammad Habibi menambahkan, jamaah haul ada peningkatan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tenda yang disediakan tidak menampung jamaah membludak hingga ke depan ponpes.
“Diprediksikan jemaah haul yang datang sekitar 18 ribu sampai 20 ribu jamaah, sebagian datang dari Tanah Laut, dari HSU, Kaltim dan Palangka Raya dan dari pulau Jawa juga ada,” pungkasnya.


