lenterakalimantan.com, RANTAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin menggelar apel siaga antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung untuk periode 2024-2025. Apel berlangsung di Halaman Kantor Setda Tapin, Senin (2/12).
Apel ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, M.Pd, dengan melibatkan peserta dari berbagai instansi, seperti TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Orari, Basarnas, relawan bencana, dan instansi terkait lainnya.n
Selain memastikan kesiapan personel, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menginventarisasi peralatan kebencanaan dan menekankan pentingnya keselamatan petugas di lapangan saat terjadi bencana.
“Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak bencana,” ujar Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa saat ini wilayah Tapin sedang memasuki musim penghujan dengan curah dan intensitas yang tidak dapat dipastikan. Karena itu, kesiapan personel dan peralatan pendukung sangat penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana sekaligus meminimalkan risiko dampak buruk.
“Apel siaga ini diharapkan menjadi langkah awal membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak untuk menghadapi musim hujan dengan lebih siap dan tanggap,” tandasnya.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalsel, puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada Desember 2024 hingga Januari 2025.
“Sadar akan hal itu, kita tidak dapat sepenuhnya menghindari bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita bersama untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi,” lanjutnya.
Pj Bupati Syarifuddin berharap apel ini menjadi sarana meningkatkan pemahaman dan kesadaran semua pihak terhadap upaya penanganan bencana, mulai dari sebelum, saat, hingga sesudah bencana terjadi.
“Ini juga untuk menyamakan langkah serta menyatukan tekad dalam saling bahu-membahu menanggulangi bencana,” tutupnya.


