lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kalimantan Selatan (Kalsel), bersama Gen-Z Movement berkolaborasi dengan Kemenpora Republik Indonesia (RI) mengadakan kegiatan Youth Empowerment Workshop: Building an Impactful Social Project di Provinsi Kalsel.
Kegiatan bertajuk workshop ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Rabu (4/12/2024).
Tujuan kegiatan ini adalah untuk peningkatan kapasitas pemuda dalam bidang kepemimpinan, project management dan pengembangan ide juga isu sosial-lingkungan serta membentuk jaringan pemuda se-Kalsel untuk peningkatan pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan.
Acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Andi Susanto yang membuka sekaligus menjadi narasumber dalam acara ini.
Workshop ini dihadiri oleh peserta berjumlah lebih dari 200 orang yang berasal dari berbagai kampus baik negeri, swasta dan berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang bergerak di bidang kepemimpinan dan sosial lingkungan.
Andi Susanto menjelaskan, kegiatan bersama teman-teman dari PCMI Kalsel ini adalah sehubungan dengan pengembangan kepemudaan khususnya di Kalsel mempersiapkan pemuda-pemuda setempat dalam proses pengelolaan dan perencanaan sosial project.
“Kegiatan ini tentu sangat kami apresiasi sebagai bagian dari peran mitra-mitra, stakeholder kepemudaan, untuk bisa bersama-sama berkolaborasi melaksanakan kegiatan-kegiatan pelayanan kepemudaan tentunya dengan kegiatan semacam ini juga bisa kita terus tingkatkan dengan organisasi lainnya,” ucap Andi.
Ia juga berharap kegiatan ini akan memberikan dampak positif dan Impact (pengaruh) terhadap pemuda-pemuda kita untuk terus meningkatkan dan mempertahankan kesinambungannya.
“Sukses terus untuk PCMI Kalsel dan juga organisasi pemuda-pemuda Indonesia lainnya mudah-mudahan bisa terus berkarya dan berinovasi untuk negeri ini,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Rahmat salah satu Panitia kegiatan sekaligus koordinator Gen-Z Movement Hulu Sungai Tengah (HST) menjelaskan, para peserta dibekali kegiatan mentoring untuk membuat project perubahan mengenai berbagai isu seperti lingkungan, sosial-budaya, kepemimpinan, bisnis project dan lainnya untuk kemudian dipresentasikan hasilnya.
Kemudian, pada akhir kegiatandirangkai penyerahan apresiasi hadiah kepada beberapa kategori yaitu Best social project, Best speaker, Best presentation serta Best participant.
“Harapan saya, para pemuda Kalimantan selatan dapat membawa inovasi serta kreativitas yang baru untuk diterapkan sebagai wujud kepedulian pemuda terhadap isu-isu sosial-budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Rahmat.
Usai kegiatan itu, pihaknya pun membuka ruang kolaborasi dengan jaringan berbagai pemuda di Kalsel untuk membuat berbagai inovasi dan kreativitas program khususnya agar bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerahnya masing-masing.


