lenterakalimantan.com, PARINGIN – Penyusunan master plan tata kota Paringin tahap II memasuki babak akhir, yang rencananya difokuskan di kawasan inti kota hingga Masjid Al-Akbar.
Diketahui, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan menggandeng Badan Kewirausahaan dan Kerja sama (BKK) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dalam proyek ini.
Hal ini disampaikan Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni, Selasa (24/12/2024).
“Rangkaian penyusunan master plan tahap II telah melewati berbagai tahapan, mulai dari ekspose awal, tengah, hingga laporan akhir. Dari proses tersebut, dirumuskan 23 titik fokus pembangunan,” ucapnya.
Menurutnya, master plan ini dihasilkan melalui proses panjang, dengan beberapa kali pertemuan hingga mencapai titik fokus yang kami tetapkan, dengan menggandeng sejumlah pihak.
“Kabupaten Balangan juga menggandeng Badan Kewirausahaan dan Kerjasama (BKK) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dalam proyek ini,” kata Kepala Bapperida Balangan, Rakhmadi Yusni.
Sementara itu, Anggota tim penyusun master plan, Eddi Basuki Kurniawan, mengungkapkan bahwa prioritas pembangunan pada tahun pertama akan difokuskan pada kawasan inti Kota Paringin. Area di sekitar Masjid Al-Akbar dan jalur penyangga di sekitarnya menjadi usulan utama untuk realisasi awal.
“Kami merekomendasikan pengembangan kawasan inti kota, termasuk area strategis seperti Masjid Al-Akbar, untuk mendukung pembangunan tahun pertama,” jelas Eddi.
Dengan selesainya laporan akhir ini, pemerintah Kabupaten Balangan optimis Kota Paringin dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan sesuai harapan masyarakat.
Berkenaan hal ini, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus, menyampaikan bahwa, rencana pembangunan tahap II ini bertujuan mengembangkan Kota Paringin dengan tetap berpedoman pada hasil dari master plan tahap I.
“Harapan kami, pengembangan ini dapat membawa perubahan signifikan bagi Kota Paringin, tentunya dengan tetap mengacu pada pedoman sebelumnya,” ungkap Tuhalus.
Focus Group Discussion (FGD) laporan akhir ini digelar di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan.


