lenterakalimantan.com, PARINGIN – Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), sepanjang Desember 2024 menyebabkan 12 buah rumah warga di Kelurahan Batu Piring terendam banjir, Jum’at (27/12/2024).
Hal ini diungkapkan Babinsa 1001-02/Paringin, Sertu Zulkarnain kepada lenterakalimantan.com, usai meninjau warga yang terdampak banjir di Kelurahan Batu Piring, Balangan.
“Sebanyak 12 buah rumah warga dilaporkan terendam air dengan ketinggian bervariasi, antara 30 hingga 40 cm,” ucapnya.
Menurut Sertu Zulkarnain, banjir yang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga luapan air dari Sungai Balangan menggenangi sejumlah jalan, serta pemukimann warga
“Jika diperlukan, bahwasanya kami memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan,” ujar Babinsa 1001-02 Paringin.
Ia menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi ini, dimana setiap warga yang ingin memerlukan bantuan pihaknya siap sedia dalam membantu dan melayani masyarakat.
“Kami siap sedia memberikan bantuan kepada warga yang memerlukan evakuasi. Saya mengimbau warga untuk waspada, memperhatikan informasi cuaca, dan segera melapor ke Pos Satgas Bencana BPBD Balangan atau Koramil jika memerlukan bantuan mendesak,” tutur Sertu Zulkarnain.
Secara terpisah Haris (45), warga RT 1 Kelurahan Batu Piring, mengungkapkan bahwa, air terus naik dan memasuki rumahnya.
“Karena lokasi rumah dekat dengan Sungai Balangan, banjir ini biasanya lama surut. Kondisi seperti ini cukup menyulitkan,” kata salah seorang warga yang terdampak banjir, akibat luapan Sungai Balangan.
Hal serupa juga dialami Salamah (61), warga setempat yang rumahnya juga terendam banjir. Meskipun air sudah masuk ke dalam rumah, untuk sementara ia bersama pihak keluarga masih bertahan di rumah.
“Air sudah masuk ke dalam rumah, tetapi kami masih bisa tidur. Sejumlah barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga lainnya sudah dipindahkan ke tempat aman,” tuturnya.
Warga berharap banjir segera surut. Namun, jika kondisi ini terus berlanjut, sebagian besar dari mereka mempertimbangkan untuk mengungsi ke rumah kerabat. Babinsa bersama tim terkait akan terus bersiaga untuk memastikan keselamatan warga dan memitigasi dampak banjir.


