lenterakalimantan.com, PARINGIN – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Balangan terus bertambah. Sepanjang 2024, ditemukan 12 kasus baru, sehingga total penderita yang terdata mencapai 42 orang.
Memasuki 2025, satu pasien baru kembali terdiagnosis pada Januari dan kini tengah menjalani perawatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan.
Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balangan, Ahmad Sauki, angkat bicara jika pihaknya tengah gencar memperkuat upaya pencegahan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.
“Mengenai pencegahan, kami memperluas cakupan skrining, terutama bagi kelompok memiliki risiko tinggi, seperti para pekerja lepas dan karyawan perusahaan,” ungkapnya, Kamis (20/2/2025).
Ia menambahkan, jika pihaknya berupaya memastikan kasus serupa dapat terdeteksi lebih dini, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
Dia menjelaskan, selain pemeriksaan rutin, Dinkes Balangan juga menggandeng komunitas terdampak HIV/AIDS, sebagai mitra dalam pencegahan dan pendampingan pasien. Langkah ini bertujuan untuk membantu para penderita tetap menjalani hidup sehat, dan produktif.
“Kami ingin terus memberikan dukungan dan perhatian bagi mereka, bukan dikucilkan. Pencegahan dan edukasi adalah sebuah kunci dalam upaya menekan kasus ini. Hal yang paling mendasar adalah kesadaran individu secara masing-masing,” jelas Sauki.
Sauki juga mengajak masyarakat, untuk tidak takut melakukan tes HIV/AIDS demi melindungi diri, keluarga, maupun orang-orang terdekat.
“Semakin cepat diketahui, semakin mudah ditangani. Jangan takut, tetap semangat, dan jalani hidup dengan sehat,” imbau Plt Kadinkes Balangan.


