
lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin, H M Yamin HR membuka resmi kegiatan sekaligus melepas santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah (Pres AF BMAS) yang akan mengajar dalam program Pesantren Kilat Ramadan pada 10—15 Maret 2025 di sekolah dasar (SD) Banjarmasin.
Acara pembukaan ini berlangsung di Lobi Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (8/3/2025).
Sebanyak 190 santri dan santriwati ditambah 21 orang alumni bakal disebar ke 30 SD yang di seluruh kecamatan Banjarmasin. Tahun ini, program rencananya menyasar peserta kelas empat sampai dengan kelas enam. Adapun materi yang dibawakan adalah materi yang berkaitan dengan agama Islam.
Atas nama Pemko Banjarmasin, Walikota M Yamin menyambut baik dan mengapresiasi pesantren kilat sebagai bentuk kepedulian besar terhadap pendidikan keislaman bagi generasi muda di Banjarmasin.
“Dari pada anak-anak hanya berdiam di rumah atau jalan-jalan, dengan mengikuti kegiatan pesantren kilat ini anak-anak akan mendapatkan ilmu agama dan praktik seperti mengaji dan salat dhuha. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual dan pembelajaran agama yang mendalam bagi peserta.
“Usai pesantren kilat selama tiga hari, dilanjutkan sehari berkunjung ke panti asuhan untuk memberikan sumbangan dana dan sembako, sehari berbagi takjil dan sehari berbuka puasa bersama bersama Pres AF BMAS, sehingga kegiatan berlangsung selama enam hari,” terangnya.
Walikota M Yamin berharap selama enam hari ke depan, peserta tidak hanya dapat memperkaya keimanan, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
“Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah yang tak terputus serta berdampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda di Banjarmasin,” pungkasnya.
Kegiatan positif saat Ramadan ini telah berlangsung lama, program pesantren kilat dimulai sejak tahun 2016 lalu ini merupakan hasil sama antara Pondok Pesantren Al Falah (PRES AF BMAS) dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Editor: Rian

