lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) ke-VII Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2025 resmi ditutup. Kota Banjarmasin keluar sebagai juara umum dan akan mewakili Banua di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat.
Forda VII Kalsel yang digelar sejak 22 hingga 25 Mei 2025 ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah dan mempertandingkan 59 Induk Organisasi Olahraga (Inorga).
Penutupan Forda VII berlangsung di Aula BTIKP Kalsel. Gubernur Kalsel H Muhidin yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M Syarifuddin, menyampaikan bahwa Forda menjadi ajang untuk menunjukkan semangat, kreativitas, dan keragaman olahraga masyarakat yang berkembang di Banua.
“Kita memiliki potensi besar. Melalui ajang ini, kita mampu menjaring dan mempersiapkan atlet terbaik dari cabang olahraga rekreasi untuk tampil di kancah nasional,” ujar Syarifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kormi Kalsel.
BACA JUGA : Pemprov Kalsel Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029
Ia menambahkan, Forda VII berjalan lancar dan berhasil melahirkan para juara yang akan melanjutkan perjuangan ke Fornas VIII.
“Dari 59 Inorga, semuanya tampil. Hari ini kami menyerahkan medali emas, perak, dan perunggu, serta trofi bergilir dari Gubernur Kalimantan Selatan yang akan diperebutkan setiap dua tahun sekali,” jelasnya.
Syarifuddin berharap semangat yang tercipta selama Forda bisa terus dijaga dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari budaya masyarakat, bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup.
“Kepada para juara, selamat dan teruslah berlatih. Jangan cepat puas atau terlena. Dan kepada seluruh peserta, terima kasih atas partisipasi dan semangat sportivitasnya. Mari kita harumkan nama Kalimantan Selatan di Fornas mendatang,” pungkasnya.
Terkait pelaksanaan Forda VIII, Syarifuddin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menawarkan kepada Kormi Kabupaten Tapin untuk menjadi tuan rumah. Saat ini, hal tersebut masih dalam proses koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapin.
“Setelah Banjarmasin, kami tawarkan Tapin sebagai tuan rumah berikutnya. Jika Tapin menyatakan kesiapan, maka Kormi Kalsel akan mengeluarkan Surat Keputusan penetapan,” ujarnya.


