lenterakalimantan.com, PARINGIN – Komitmen Pemkab Balangan dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali dibuktikan melalui perpanjangan kerja sama dengan Bank Kalsel untuk pelaksanaan Program Sanggam Babungas.
Penandatanganan kerja sama ini menandai tahun ketiga berjalannya program yang dinilai sukses memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas kelanjutan program yang membawa manfaat konkret bagi masyarakat. Ia menilai keberhasilan program ini tak lepas dari kelancaran pelaksanaan pada dua tahun sebelumnya, tanpa adanya catatan kredit bermasalah.
“Pada 2023, program ini berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 4,093 miliar kepada 104 pelaku usaha. Tahun 2024, capaian itu meningkat menjadi Rp 4,134 miliar dengan 113 debitur,” papar Bupati Abdul Hadi, Senin (7/7/2025).
Untuk tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar, sebagai upaya memperluas jangkauan program kepada pelaku usaha yang belum terakomodasi.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh Bank Kalsel. Kerja sama ini bukan hanya soal pembiayaan, tetapi bagian dari inovasi daerah yang konsisten kita dorong,” ujarnya.
Menurut Bupati, keberhasilan Program Sanggam Babungas turut berkontribusi terhadap capaian Balangan sebagai salah satu kabupaten terinovatif secara nasional. “Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat yang mendapat pengakuan luas secara nasional,” katanya.
Ia juga meminta pihak Bank Kalsel segera mengakselerasi proses teknis dan memperkuat sosialisasi program. “Masih banyak pelaku usaha di Balangan yang memerlukan modal usaha, namun belum mendapat kesempatan sebelumnya. Pastikan informasi program ini sampai kepada mereka,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Bupati Abdul Hadi juga menekankan pentingnya sinergi dengan perangkat daerah, terutama dalam aspek perizinan, pembinaan, dan pendampingan usaha. Ia menilai langkah ini krusial untuk memastikan bahwa usaha para penerima manfaat dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Tujuannya bukan semata-mata menjaga agar kredit aman, tapi memastikan ekonomi masyarakat bergerak dan berkembang. Harapan kita, program ini terus memberi solusi dan keberkahan bagi Banua kita tercinta,” pungkasnya.
Editor: Rian


