lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Komunitas Taklim Santai sukses menggelar Daurah Sirah Nabawiyah bertempat di Teras Sangka Baik, Banjarbaru.
Kegiatan ini menghadirkan ratusan muslimah dari berbagai wilayah dengan antusiasme tinggi untuk menggali lebih dalam keteladanan Rasulullah SAW. Minggu (7/9/2025).
Acara yang digelar khusus untuk kalangan akhwat ini menghadirkan tiga narasumber nasional, yakni Ustazah Diana Ma’rah Sholehah, Ustazah Fatimah Sholeh Alaydrus, Lc (putri dari Habib Sholeh Alaydrus), dan Ustazah Najwa Rizieq Syihab, (putri dari Habib Rizieq Syihab). Ketiganya membawakan materi seputar kehidupan Rasulullah SAW dari berbagai sisi yang menyentuh hati peserta.
Dalam ceramahnya, Ustazah Fatimah Sholeh Alaydrus, menekankan bahwa salah satu teladan utama dari Rasulullah SAW yang patut diikuti oleh umatnya adalah kemampuan beliau dalam menyenangkan hati orang lain. Menurutnya, Rasulullah adalah sosok yang sangat peduli terhadap perasaan orang di sekitarnya, baik keluarga, sahabat, maupun umat secara luas.
“Rasulullah SAW tidak hanya mengajarkan kita tentang shalat, puasa, dan ibadah-ibadah formal, tetapi juga memberi contoh betapa pentingnya menghadirkan kebaikan lewat senyum, sapaan lembut, dan perhatian kecil yang bisa menyentuh hati orang lain,” ujarnya dalam ceramah.
Daurah ini tidak hanya berisi kajian, tetapi juga dikemas dengan sesi game edukatif yang membangun kebersamaan dan keakraban antar peserta. Nuansa kekeluargaan sangat terasa, menjadikan kegiatan ini bukan hanya ruang belajar, tetapi juga ruang tumbuh dan menguatkan ukhuwah.
Sebagai penutup, Ustadzah Diana Ma’rah Sholehah, selaku founder Taklim Santai, menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa menjadi momen kebangkitan cinta terhadap Rasulullah SAW.
“Semoga Daurah Sirah Nabawiyah menjadi tali penghubung antara mereka yang sedang merasa jauh dari Nabinya, menjadi lebih dekat dan terikat dengan menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah,” ujarnya.
Melalui daurah ini, Taklim Santai berharap semangat mencintai Rasulullah SAW tidak hanya berhenti pada kajian, tetapi juga tercermin dalam keseharian peserta, dengan menghidupkan akhlak, adab, dan cinta kepada sesama sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Editor : RIAN


