• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Beda Data Kemenkes dan Dinkes Banjar, Picu Dugaan Perampingan Angka Stunting
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Beda Data Kemenkes dan Dinkes Banjar, Picu Dugaan Perampingan Angka Stunting
BeritaKALIMANTAN SELATAN

Beda Data Kemenkes dan Dinkes Banjar, Picu Dugaan Perampingan Angka Stunting

Rifai Al Rasyid
Rifai Al Rasyid
Share
3 Min Read
Papan nama Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di Jalan A. Yani KM 40, Martapura, yang menjadi lokasi konfirmasi perbedaan data stunting antara Kementerian Kesehatan dan Pemkab Banjar, Selasa (9/9/2025). Foto: Istimewa
SHARE

lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Target Pemerintah Pusat menurunkan prevalensi stunting nasional menjadi 14 persen pada 2024 ternyata menjadi tantangan berat bagi daerah, termasuk Pemkab Banjar.

Di bawah kepemimpinan Bupati H Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Said Idrus Al Habsyi, capaian target ini masih jauh dari harapan.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, angka stunting di Kabupaten Banjar pada 2023 tercatat sebesar 30,1 persen.

Alih-alih menurun, pada 2024 angkanya justru naik menjadi 32,3 persen sesuai Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang juga dilakukan Kemenkes.

Namun, data yang diunggah Pemkab Banjar melalui Satu Data Kabupaten Banjar menunjukkan hasil berbeda.
Di sana, prevalensi stunting pada 2024 hanya tercatat 24,38 persen dan 20,89 persen pada 2023. Padahal pada 2022, angkanya hanya 17,91 persen.

Perbedaan yang cukup mencolok ini menimbulkan dugaan bahwa angka stunting di tingkat daerah sengaja “dirampingkan” agar terlihat seolah-olah program penurunan stunting berjalan sukses.

Ali Akbar, Kabid Statistik dan Persandian DKISP Kabupaten Banjar, saat dikonfirmasi, menegaskan pihaknya hanya berperan sebagai penyedia platform data.

“Satu Data Kabupaten Banjar, DKISP hanya menyiapkan wadah atau rumahnya. Sedangkan yang mengisi, masing-masing SOPD. Stunting menjadi kewenangan Dinas Kesehatan. Jadi untuk jelasnya, silakan konfirmasi ke sana,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).

Upaya konfirmasi berlanjut ke Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di Jalan A. Yani KM 40, Martapura. Plt Kepala Dinkes, Noripansyah, yang dihubungi melalui WhatsApp, awalnya tidak merespons.

Sehari kemudian, Kamis (11/9/2025), ia memberikan jawaban singkat, “Pian ke seksi yang mengerjakan saja,” sembari memberikan kontak Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Siti Hidayati.

Dihubungi via telepon, Siti Hidayati menjelaskan bahwa data stunting di Dinkes Banjar berasal dari Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGPM) yang kini berganti nama menjadi SIGIZI KESGA.

Data tersebut dihimpun dari kegiatan penimbangan dan pengukuran balita setiap bulan oleh kader posyandu di seluruh wilayah kerja.

“Pada 2024, cakupan pengukuran mencapai hampir 100 persen balita, tepatnya sekitar 95,96 persen,” ungkapnya.
Sedangkan metode SSGI dari Kemenkes, lanjut Siti, berbeda karena berbasis survei yang dilakukan dua tahun sekali dan hanya melibatkan sekitar 10 balita per wilayah kerja.

“Kebetulan saya sempat mengikuti proses survei. Dari 10 balita, hanya 3 yang hadir. Jadi wajar jika hasilnya tidak sama dengan data rutin kami,” imbuhnya.

Perbedaan metode pengumpulan data inilah yang disebut menjadi penyebab utama disparitas angka stunting antara Kemenkes dan Pemkab Banjar.

Meski demikian, perbedaan besar tersebut tetap memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan akurasi laporan resmi pemerintah daerah, terutama dalam mengejar target nasional penurunan stunting.

Editor: Rian

Terpopuler

Tebu
Percepat Swasembada, Pemerintah Tegaskan Kewajiban Kebun Tebu untuk Industri Gula
Nasional
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Bupati Batola Instruksikan Audit Menyeluruh Seluruh Perusda: Tegakkan Transparansi dan Tingkatkan Kinerja BUMD

Tabung Gas Hingga Bibit Sawit Acap kali Hilang, Warga Tungkaran Sahang Tala Mulai Resah

Bupati Balangan Apresiasi Balida Jadi Desa Percontohan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Tenggelam di Sungai Danau Satui, Operasi Resmi Ditutup

Jembatan Anggrek Desa Hilir Muara Diresmikan Bupati Kotabaru

Rahmat-Zazuli Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2024 Tala, Begini Pesannya

Berikut Alasan OJK Perketat Bagi Pengguna Paylater

Puncak HPN di Kalsel, Pemkab Tabalong Bakal Tampilkan Puluhan Produk Unggulan UMKM Lokal

Pengurus IDI Kalsel Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dalam Pembangunan Kesehatan

Peringatan HKN, Diserahkan Berbagai Penghargaan Bidang Kesehatan

TAGGED:Martapura
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Masyarakat bisa cek alur balik nama dari Sentuh Tanahku Cek Biaya Balik Nama, Pemilik Tanah Bisa Simulasi Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Next Article Wawali Ananda Lepas Kontingen Pramuka Banjarmasin ke Jamda Kalsel 2025

Latest News

PLN Pusat
Pemadaman Listrik Bergilir Dikawal hingga Tuntas, Wakil Wali Kota dan Sekda Sambangi PLN Pusat
KALIMANTAN SELATAN Juli 29, 2026
Dalkarhutla
Karhutla Tumbang Nusa Cepat Terkendali, Tim DALKARHUTLA Dikerahkan
KALIMANTAN TENGAH Juli 29, 2026
Korupsi
Kasus Dugaan Korupsi di PD BB dan BKSDA Tunggu Hasil Audit BPK
KALIMANTAN SELATAN Juli 29, 2026
Musnahkan
BEA Cukai Kalsel Musnahkan BMMN dan Tegaskan Komitmen Melindungi Masyarakat Dari Barang Ilegal
KALIMANTAN SELATAN Juli 29, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?