lenterakalimantan.com, BERAU – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr. H. Rudy Mas’ud menegaskan bahwa daerah kaya sumber daya alam ini tidak bisa terus bergantung pada sektor ekonomi tak terbarukan seperti batu bara dan minyak.
Saat kunjungan kerja ke Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau pada Sabtu malam (13/9/2025), Gubernur yang akrab disapa Harum menilai pariwisata berbasis alam dan budaya dapat menjadi sektor ekonomi alternatif yang berkelanjutan.
Merabu berada di kawasan karst Sangkulirang Mangkalihat yang sedang diusulkan menjadi Geopark atau Taman Bumi. Selain menyimpan panorama alam menawan, masyarakat lokal di kawasan ini masih mempertahankan kekayaan budaya tradisional mereka. Namun, potensi tersebut dinilai belum tergarap maksimal.
Dalam perjalanan darat menuju lokasi, Gubernur Harum merasakan langsung beratnya akses menuju Merabu. Ia bahkan mengemudikan sendiri kendaraan roda empat untuk menembus jalan tanah yang sulit dilalui.
“Kami menyaksikan sendiri, di sini sinyalnya belum ada. Listriknya juga belum teraliri secara baik. Jalannya juga seperti itu, masih jalan tanah semua,” ungkapnya.
Keterbatasan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, dan jaringan telekomunikasi inilah yang menurut Gubernur menjadi tantangan besar dalam pengembangan pariwisata.
“Kalau kita ingin pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi baru, maka kebutuhan dasar di wilayah ini harus segera dibenahi,” tegasnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


