lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Suripno Sumas, melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bersama warga Kecamatan Banjarmasin Timur, Sabtu (25/10/2025) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Suripno menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan isi dan arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD kepada masyarakat secara langsung.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami visi, misi, dan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel, termasuk sepuluh janji politik Gubernur Kalsel, H Muhidin bersama Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman yang menjadi dasar penyusunan RPJMD tersebut.
“Sosialisasi ini penting agar masyarakat mengetahui arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Salah satunya mengenai sepuluh janji Gubernur Kalsel dari pihak eksekutif yang menjadi tanggung jawab kami di legislatif untuk mengawal pelaksanaannya,” ujar Suripno kepada media.
Politisi senior dari fraksi PKB itu juga menuturkan, salah satu janji yang banyak ditanyakan masyarakat adalah rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di bumi lambung mangkurat.
Ia menegaskan, DPRD akan mendorong agar program tersebut benar-benar diwujudkan oleh pemerintah daerah karena memiliki nilai strategis dalam bidang olahraga, ekonomi, dan kebanggaan daerah.
“Contohnya, ada warga yang menanyakan soal stadion internasional. Kami sebagai wakil rakyat wajib memastikan janji itu dilaksanakan, karena pembangunan ini bisa menjadi ikon baru Kalsel di tingkat nasional,” tuturnya.
Tidak sampai disitu, selain proyek stadion, lanjut Suripno, DPRD juga berkomitmen mengawal pembangunan jembatan penghubung Tanah Bumbu-Kotabaru yang selama ini dinantikan masyarakat di wilayah pesisir selatan. Menurutnya, infrastruktur tersebut akan membuka akses ekonomi baru dan mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.
“Kami siap mengawal semua program strategis, termasuk pembangunan jembatan Tanah Bumbu-Kotabaru. Itu salah satu wujud komitmen kami terhadap 10 janji Gubernur Kalsel,” tambahnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Sugiarto Sumas, yang turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, menuturkan bahwa program pembangunan yang termuat dalam RPJMD, termasuk proyek jembatan Tanah Bumbu-Kotabaru, tidak hanya berdampak pada peningkatan konektivitas wilayah, tetapi juga membawa manfaat luas bagi sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan.
“Dengan terbangunnya infrastruktur penghubung antardaerah, distribusi layanan kesehatan dan akses pendidikan akan jauh lebih mudah dijangkau masyarakat, terutama di wilayah terpencil,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Warga tampak antusias menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terhadap pelaksanaan RPJMD serta realisasi program-program unggulan yang dijanjikan pemerintah daerah.
Editor : Tim Redaksi


