lenterakalimatan.com, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo secara resmi melepas dan memberangkatkan Kontingen Kalteng yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/10/2025).
Kedua ajang olahraga tingkat nasional itu akan digelar di Jakarta, mulai 1 hingga 10 November 2025, dan menjadi momentum penting bagi para atlet pelajar Kalteng untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di kancah nasional.
Keikutsertaan Kalteng dalam POPNAS dan PEPARPENAS 2025 bertujuan memelihara semangat persatuan dan kesatuan antar pelajar, sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan prestasi olahraga di daerah.
Ajang ini juga diharapkan mampu memotivasi serta mengoptimalkan potensi atlet pelajar Kalteng agar terus berkembang dan siap bersaing di tingkat nasional.
Selain itu, POPNAS dan PEPARPENAS menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit atlet pelajar potensial yang kelak dapat menjadi andalan daerah maupun bangsa.
Tahun ini, Kontingen Kalteng akan berlaga pada 16 cabang olahraga (cabor) dari total 23 cabor yang dipertandingkan di POPNAS XVII.
Cabang tersebut meliputi Akuatik (Renang), Angkat Besi, Atletik, Balap Sepeda, Bola Voli Pantai, Dayung (Kayak dan Canoe), Dayung (Rowing), Judo, Karate, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Sepak Takraw, Taekwondo, Tenis Meja, dan Tinju.
Sementara pada PEPARPENAS XI, Kalteng akan mengikuti empat cabang olahraga, yakni Para Tenis Meja, Para Atletik, Para Bulutangkis, dan Para Renang.
Total kontingen yang diberangkatkan mencapai 272 orang, terdiri atas 106 atlet, 43 pelatih, 54 official, serta 69 pendamping dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutan mewakili Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menyampaikan pesan agar para atlet menanamkan semangat juang dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding.
“Sesuai tema ‘Berprestasi untuk Negeri’, ini menjadi pengingat bahwa prestasi yang diraih para anak-anak atlet pelajar bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk membanggakan daerah, khususnya Kalimantan Tengah, keluarga, dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujarnya.
Edy juga berpesan agar seluruh atlet menjadikan kompetisi ini sebagai ajang mempererat persahabatan antar pelajar se-Indonesia.
“Tunjukkanlah sportivitas, jadikanlah kompetisi ini sebagai ajang untuk menjalin persahabatan dan bertandinglah dengan semangat fair play. Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, namun semangat juang dan mental juara harus tetap membara di dada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para atlet tetap menjaga kebersamaan dan menjunjung tinggi semangat Isen Mulang, semboyan yang berarti pantang menyerah.
“Saya juga berpesan kepada pelatih, official, dan pendamping untuk selalu mengawasi atlet-atletnya supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Edy berharap, keikutsertaan Kalteng dalam POPNAS dan PEPARPENAS 2025 dapat menjadi tonggak lahirnya generasi muda berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
Editor: Can


